Kampanye ini dilakukan OVO untuk mendukung industri seni budaya di Indonesia, khususnya seniman tradisional, yang menjadi salah satu segmen pekerja informal paling terdampak dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19.
Melalui ‘OVO KolaborArtsy’, OVO membangun inisiatif Bersama dengan Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk berkolaborasi membantu menghidupkan kembali kegiatan industri seni Indonesia di tengah pandemi melalui sistem pembayaran terintegrasi yang disediakan oleh OVO, di mana penonton dapat mendukung para seniman pilihan mereka.
“OVO sebagai platform pembayaran digital terdepan di Indonesia, terus berinovasi untuk membangun semangat berbagi, membantu pemerintah dan mereka yang sangat terdampak pandemi Covid-19,” kata Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra.
Karaniya mengatakan, OVO bermitra dengan Jakarta City Philharmonic untuk mengadakan pertunjukan orkestra virtual yang dimulai pada 22 Mei 2020. Nantinya, total donasi yang terkumpul akan didistribusikan oleh BenihBaik untuk disalurkan kepada para seniman tradisional di Indonesia yang terkena dampak Covid-19.
Pada acara yang sama, Anggit Hernowo, Co-Founder BenihBaik menyampaikan apresiasi, “BenihBaik merasa terhormat dapat menjadi bagian dari gerakan mempertahankan eksistensi industri seni Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Tanpa adanya pandemi ini saja, industry seni sering luput dari perhatian. Penting bagi publik dan swasta untuk bermitra selama masa-masa sulit ini.”





Komentar tentang post