Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Panasnya Lautan

redaksi
5 Juni 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Lebih Dari 90% Lautan Pernah Mengalami Kondisi Gelombang Panas

Lautan mengalami kondisi gelombang panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pemanasan laut yang belum pernah terjadi sebelumnya melanda Pasifik Barat Daya pada tahun 2024, demikian laporan terbaru Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), dalam siaran pers Kamis  (5/6). Kondisi ini merusak ekosistem dan ekonomi.

WMO menyoroti panasnya lautan dan kenaikan permukaan laut mengancam masyarakat di Pasifik Barat Daya.

Kenaikan permukaan laut mengancam pulau-pulau di wilayah tempat lebih dari separuh penduduk tinggal dekat dengan pantai.

Menurut WMO, tahun 2024 merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat di Pasifik Barat Daya, suhu permukaan laut mencapai rekor tertinggi.

Kemudian, gelombang panas laut membentang hingga 40 juta km². Kenaikan permukaan laut mengancam seluruh pulau dan gletser tropis di Indonesia menuju kepunahan.

WMO juga menyoroti Filipina menghadapi siklon tropis yang belum pernah terjadi sebelumnya

Laporan Keadaan Iklim di Pasifik Barat Daya 2024 menyebutkan bahwa suhu permukaan laut mencapai rekor tertinggi, dan kandungan panas laut mendekati rekor pada tahun 2024.

Hampir 40 juta km² (15,4 juta mil persegi) terdampak oleh gelombang panas laut. Ini lebih dari 10% dari luas permukaan laut global, hampir seukuran benua Asia atau empat kali ukuran Eropa dan Amerika Serikat.

Di daratan, panas ekstrem dan curah hujan menyebabkan dampak yang mematikan dan dahsyat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautKenaikan Permukaan LautPemanasan LautProf. Celeste SauloWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Organisasi Meteorologi Menyoroti Pencairan Salju di Papua

Next Post

UNG Akan Melaksanakan Program Profesi Guru Angkatan I Tahun 2025

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
UNG Akan Melaksanakan Program Profesi Guru Angkatan I Tahun 2025

UNG Akan Melaksanakan Program Profesi Guru Angkatan I Tahun 2025

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Cegah Covid-19, Saat Sandar ABK Tetap di Atas Kapal

3.700 Peserta Dari 184 Negara Bahas Polusi Plastik

Badai Siklon Biparjoy Mengarah ke Oman

Paus Pembunuh Bentrok Lagi dengan Kapal di Selat Gibraltar

Pemerintah Kota Gorontalo Membahas Percepatan Penanganan Kasus Stunting

Siklon Tropis Tiffany Dapat Berdampak Angin Kencang di Nusa Tenggara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.