Penguburan bangkai paus tersebut pada Selasa (22/2). Karena ukuran bangkai yang besar kurang lebih 10 meter membuat penguburan hanya dapat dilakukan dengan bantuan alat berat di dalam lubang dengan ukuran 6x4x2 meter yang berjarak 20 meter dari pasang tertinggi.
Sementara di pulau Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, seekor paus Sperma terdampar dalam dalam keadaan mati dengan luka pada bagian mulut dan sirip.
Mengutip Satumaluku.id, Sabtu (5/3), Pengawas Perikanan Stasiun PSDKP Ambon, wilayah kerja Bula, Yochni Anwar Idrus, mengatakan setelah diidentifikasi paus Sperma (Physeter macrocephalus), memiliki panjang 9,40 meter dan lebar 1,97 meter.
Diduga paus sperma ini mati terdampar empat hari sebelumnya. Pengawas Perikanan mengalami kesulitan untuk mengubur bangkai paus sperma tersebut karena alat berat tidak bisa masuk di lokasi terdampar.
Petugas kemudian menarik bangkai paus sejauh delapan kilo dari pemukiman warga. Bangkasi paus ini diharapkan bisa terurai sendiri.





Komentar tentang post