Aryo mengatakan, sesuai Kepmen KP No.37/KEPMEN-KP/2014 TWP Anambas merupakan wilayah kelola KKP. Kemunculan orca di perairan Anambas perlu mendapat perhatian dan didukung dengan penelitian lebih lanjut karena merupakan fenomena yang langka dan dapat memperkaya data konservasi perairan Indonesia.
Kemunculan paus orca di perairan Anambas bisa menjadi indikasi, wilayah perairan tersebut subur, banyak sumber makanan yang pada gilirannya dapat meningkatkan sumberdaya perikanan sebagai sumber pangan.
Kepala LKKPN Pekanbaru, Fajar Kurniawan mengatakan, ke depan akan membuat data spasial seluruh informasi dan laporan masyarakat yang telah terverifikasi. LKKPN Pekanbaru akan memberikan sertifikat penghargaan terhadap Aldi atas perannya dalam memberikan data dan informasi yang berhubungan dengan kelautan dan perikanan.
Berdasarkan catatan Darilaut.id, kemunculan paus pembunuh di perairan Indonesia sudah beberapa kali direkam nelayan Indonesia, jasa wisata selam dan wisatawan melalui video dan foto.
Video penyelamatan paus pembunuh direkam pada November 2016 oleh Nunun Harun, nelayan di kapal ikan “Putra Laut” di perairan Taludaa, Bone Bolango, Gorontalo. Video paus orca ini menjadi viral di media sosial pada akhir Februari hingga Maret 2017. Nunun dan kawan-kawan kemudian memperoleh penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.





Komentar tentang post