Terri mengatakan Dulamayo Selatan berada di Sub-DAS (Daerah Aliran Sungai) Bolango dan menjadi wilayah hulu yang memiliki peran vital sebagai penyangga bagi desa-desa di wilayah hilir.

“Kelestarian di sini akan menentukan ketersediaan air dan keberlanjutan lingkungan di daerah hilir,” kata Terri.
Sementara itu, Koordinator KKD, Suryansyah Zess, menyampaikan bahwa Sekolah Alam dirancang dengan suasana riang gembira agar anak-anak dapat belajar tanpa tekanan.
“Kami ingin memberikan pembelajaran alternatif di mana mereka bermain sambil belajar langsung dari lingkungan desanya,” katanya.
Sebagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Rahmat Mulyanto Yamin dari Bohulo camp mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran anak akan lingkungan sekitarnya.
“Sangat penting untuk mengenalkan anak-anak dengan lingkungan sekitarnya, apalagi mereka tinggal di daerah ini, sehingga mereka bisa merasa lebih dekat dan menjaga lingkungan mereka,” ujar Rahmat.




