Minggu, Agustus 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Spesies Hiu Baru, Hilang Sebelum Ditemukan

redaksi
30 Januari 2019
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Carcharhinus obsolerus

Carcharhinus obsolerus. FOTO: PLOS ONE

PARA peneliti keluar masuk pasar ikan. Tujuannya, untuk menelusuri apakah masih ada spesimen hiu yang sudah tersimpan puluhan tahun lalu. Pasar ikan di Indonesia hingga Filipina disambangi tim ini.

Hasilnya, nihil. Peneliti ini tidak patah arang. Dengan bekal tiga spesimen dari Kalimantan, Thailand dan Vietnam di masa lalu, spesies hiu ini diidentifikasi.

Spesimen dan catatan sejarah ini sebagai bekal untuk mendeskripsikan spesies hiu baru yang diberi nama Carcharhinus obsolerus.

Dalam Jurnal PLOS ONE, awal Januari ini, para peneliti masing-masing William T. White, Peter M. Kyne dan Mark Harris mendeskripsikan spesies hiu baru tersebut.

Spesies ini termasuk dalam subkelompok porosus. Carcharhinus obsolerus menyerupai C. borneensis, tetapi berbeda dalam morfologi gigi dan jumlah, serta sejumlah karakter morfologi, termasuk kurangnya pori-pori.

Lebih dari 80 tahun spesies hiu baru ini belum diidentifikasi. Ada kemungkinan Carcharhinus obsolerus sp telah hilang di laut, sebelum diketahui distribusi, sejarah, biologi dan peran dalam ekosistem.

Tidak diketahui dengan pasti distribusi Carcharhinus obsolerus. Hal ini mengingat spesies ini belum terlihat dalam beberapa dekade. Spesimen yang ada dari Baram di Sarawak, Bangkok dan Ho Chi Minh City. Hasil identifikasi yang ada sekarang ini menjadi penting untuk data di masa mendatang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Carcharhinus obsolerusHiuKalimantan
Bagikan8Tweet4KirimKirim
Previous Post

Hebohkan Warga, Lumba-Lumba Putih China Muncul di Sungai

Next Post

Hiu Carcharhinus obsolerus, Mungkin Sudah Punah

Postingan Terkait

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

15 Agustus 2026
Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

15 Agustus 2026

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

BMKG Kirim Tim Ahli Survei Pemetaan Gempa Bumi M 7,7 di NTT dan Tsunami

Massive M7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara Caused by Flores Back-Arc Thrust Activity, Tsunami Waves Reach 10 Coastal Locations

Next Post
Carcharhinus obsolerus

Hiu Carcharhinus obsolerus, Mungkin Sudah Punah

Komentar tentang post

TERBARU

Dalam Sehari Indonesia Diguncang Gempa Sangat Kuat di Laut dan Darat Berjarak 3.000 km

Indonesia Rocked by Very Strong Earthquakes at Sea and on Land 3,000 km Apart in a Single Day

Korban Meninggal Dunia Gempa Dahsyat NTT Bertambah Menjadi 14 Orang, Puluhan Bangunan Rusak

Gempa Bumi M 6,4 Dirasakan 30 Detik di Kabupaten Simalungun dan Kota Medan Sumatra Utara

USGS Mencatat Gempa Sumatra Utara M 6,9 Dekat Pematangsiantar

Gempa Kuat di Darat M 6,4 Mengguncang Simalungun Sumatra Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

LIPI Fokus Riset 3 Aspek Kebencanaan di Indonesia

Kabut Asap, Lanal Tanjung Balai Karimun Sosialisasi Keselamatan Pelayaran

Pengelolaan Sumber Daya Air Butuh Partisipasi Masyarakat

Penangkap Ikan dengan Bom Rakitan Ditangkap di Banggai Laut

Definisi Baru Topan Super di Filipina

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.