“Pemulangan gelombang pertama 21 ABK WNI dibiayai pemerintah RI sedangkan pemulangan gelombang kedua, ketiga, dan keempat yang berjumlah 75 orang adalah repatriasi mandiri di mana biaya pemulangan ditanggung pemilik kapal tempat para ABK bekerja” kata Duta Besar RI untuk Peru, Marina Estella Anwar Bey.
Estella yang juga merangkap sebagai Duta Besar RI untuk Bolivia mengatakan, terkait pemulangan ABK, KBRI Lima telah memberi bantuan di antaranya berupa penampungan, pemberian logistik, tes PCR covid-19, masker dan face shield. Kemudian, melakukan koordinasi dengan agen dan otoritas Peru, surat pengantar, dokumen perjalanan, dan paspor.
Sampai saat ini masih terdapat 2 ABK WNI yang ditampung KBRI Lima karena positif covid-19. Diharapkan dalam waktu dekat mereka sudah sehat dan dapat kembali ke Indonesia.
“Dalam masa pandemi covid-19 ini, KBRI Lima akan terus membantu kepulangan para WNI bermasalah di Peru,” kata Estella.





Komentar tentang post