Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Cara Menghitung Kerusakan Terumbu Karang Akibat Tabrakan Kapal, Kasus Caledonian Sky

redaksi
18 Agustus 2019
Kategori : Kajian
0
Cara Menghitung  Kerusakan Terumbu Karang Akibat Tabrakan Kapal, Kasus Caledonian Sky

Terumbu karang yang rusak akibat kandasnya kapal Caledonian Sky di Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat Papua Barat, Sabtu, 4 Maret 2017. FOTO: DOK. MARITIM.GO.ID

SERINGKALI terjadi kasus kapal yang menabrak kawasan terumbu karang, terutama di kawasan konservasi maupun wisata bawah laut. Seperti kasus kapal Caledonian Sky.

Cornelia Mirwantini Witomo, Maulana Firdaus, Permana Ari Soejarwo, Umi Muawanah, Andrian Ramadhan, Radityo Pramoda dan Sonny Koeshendrajana, melakukan penelitian dengan judul “Estimasi Kerugian Ekonomi Kerusakan Terumbu Karang Akibat Tabrakan Kapal Caledonian Sky di Raja Ampat.”

Secara umum, penghitungan kerugian lingkungan hidup akibat pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup merupakan pemberian nilai moneter terhadap dampak pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Besaran nilai moneter kerugian ekonomi lingkungan hidup sekaligus merupakan nilai ekonomi kerugian lingkungan hidup yang harus dibayarkan kepada pihak yang dirugikan oleh pihak yang melakukan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup.

Caledonian Sky adalah salah satu penyedia Kapal Pesiar yang memiliki paket wisata dengan salah satu destinasi wisata yang ditawarkan adalah Raja Ampat. Caledonian Sky sudah tiga kali melakukan pelayaran ke Raja Ampat.

Namun pada pelayaran keempat, tanggal 4 Maret 2017 mengalami kecelakaan karena kandas sehingga menabrak terumbu karang. Pada saat kejadian otoritas Pemerintah Kabupaten Raja Ampat langsung berkomunikasi dengan pihak Caledonian Sky dan berjanji akan bertanggung jawab dengan membuat berita acara akan siap mengganti kerugian ekonomi rusaknya terumbu karang akibat tabrakan kapal Caledonian Sky.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Kasus Caledonian Skykerugian kerusakan terumbu karangRaja Ampat
Bagikan57Tweet15KirimKirim
Previous Post

Menpar: Perilaku Konsumen Sangat Digital dan Dominan Millennial Travellers

Next Post

Dugong Terdampar di Teluk Wondama, Papua Barat

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

28 Juli 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

17 Juli 2026

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Next Post
Duyung

Dugong Terdampar di Teluk Wondama, Papua Barat

Komentar tentang post

TERBARU

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Siklon Tropis di Laut Cina Selatan Akan Mendarat di Luzon

Topan Dolphin Pertahankan Kekuatan di Selatan Tokyo, Bawa Gelombang 15 Meter

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

Kolam Pengendapan Bekas Tambang Prospektif untuk Produksi Ikan Hias

Capaian Kinerja Universitas Negeri Gorontalo Tahun 2024

Pentingnya Optimalisasi Teknologi Digital

Geofisikawan Australia: Risiko Bencana Dipengaruhi Populasi dan Ekonomi Masyarakat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.