Pakar Pemodelan Hidrologi ini menjelaskan, air asam tambang merupakan air yang bersifat asam akibat oksidasi mineral sulfida pada aktivitas pertambangan.
Santikayasa mengatakan penanggulangan air asam tambang secara aktif menggunakan bahan kimia. Sementara, untuk menanggulangi air asam tambang secara pasif, sistem yang digunakan berupa wetland dan openlimestone channel.
Salah satu model yang umum digunakan di Indonesia adalah Soil and Water Assessment Tool (SWAT). Model hidrologi ini digunakan untuk memodelkan perilaku hidrologi.
Model ini menganalisis respon permukaan terhadap curah hujan menggunakan pendekatan Hydrological Response Unit.
“Secara spasial, model hidrologi SWAT direferensikan ke Daerah Aliran Sungai (DAS) atau sub-DAS tertentu. Unit spasial terkecil umumnya memiliki jenis tanah, penggunaan lahan, dan kemiringan yang seragam,” kata Santikayasa mengutip dari Ipb.ac.id.





Komentar tentang post