Sabtu, Juni 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemodelan Hidrologi dan Air Asam Tambang

redaksi
17 September 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Profesor Riset LIPI: 10 Ribu Ton Merkuri Cemari Lingkungan Setiap Tahun

Limbah tambang emas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FIPA) IPB University, Dr I Putu Santikayasa, mengatakan dalam melaksanakan kaidah pertambangan yang baik, diperlukan kajian hidrologi.

Kajian hidrologi merupakan kegiatan penelitian untuk mengetahui pergerakan, distribusi, kuantitas, dan kualitas air permukaan.

Hal ini disampaikan Santikayasa dalam webinar dengan topik “Pengelolaan Air Asam Tambang dengan Pemodelan Hidrologi” Rabu (15/09). Webinar ini diselenggarakan IPB Training berkolaborasi dengan Dunia Tambang, untuk meningkatkan kapasitas ilmu di bidang tambang dan lingkungan.

Kajian hidrologi dan hidrogeologi mencakup analisis daerah aliran sungai, wilayah cekungan air tanah, serta penyelidikan hidrologi dan hidrogeologi.

Model hidrologi mungkin hanya memberikan gambaran sebagian dari sistem sesungguhnya atau bahkan dapat menyimpang dari keadaan sebenarnya.

Air Asam Tambang menjadi isu lingkungan hingga kini karena mengakibatkan penurunan kualitas air. Selain itu, air asam tambang berpotensi mempengaruhi aktivitas tambang. Sementara itu, pemodelan hidrologi memiliki banyak klasifikasi dan bergantung pada tujuan pemodelan.

Menurut Santikayasa, pemodelan hidrologi bertujuan untuk merepresentasikan proses-proses dan keterkaitan antar parameter hidrologi.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IPB UniversityLimbah TambangPencemaran Lingkungan
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Meksiko Negara Pertama yang Mengasuransikan Terumbu Karang

Next Post

Kementerian Kelautan Punya Logo Baru

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

6 Juni 2026
Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Pemodelan Instrumen Penting dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Next Post
Kementerian Kelautan Punya Logo Baru

Kementerian Kelautan Punya Logo Baru

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

AmsiNews

REKOMENDASI

Dampak Krisis Iklim: Degradasi Lingkungan, Cuaca Ekstrem, Terumbu Karang Mati

Lebih Dari 41 Juta Orang Terkena Dampak Topan Yagi, 428 Orang Tewas

Badai Tropis Ma-on mendarat di Guangdong, Cina selatan

Siklon Tropis Koguma Dapat Berdampak pada Gelombang Laut

Popok Urutan Kedua Sampah Terbanyak di Laut, Ini Bahayanya

DFW-Indonesia dan INPEX Implementasikan Budidaya Rumput Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.