Skenario Perlindungan Lereng >25% (zona lindung pada lereng curam) menurunkan erosi menjadi 1,28 juta ton/tahun (turun 51%) dan meningkatkan stabilitas penggunaan lahan (fluktuasi turun 20%).

Kunci terbesar pengendalian erosi adalah tutupan vegetasi. Analisis sensitivitas menempatkan faktor C (tutupan lahan/ vegetasi) sebagai pengaruh paling dominan terhadap variasi erosi.
Artinya pemulihan vegetasi, agroforestri, dan pencegahan pembukaan lahan di zona rawan adalah “tuas” kebijakan paling kuat.
Rekomendasi kebijakan, berdasarkan simulasi, peneliti menekankan dua arah aksi yang paling “berdampak cepat”: percepat konservasi pertanian di lereng 9–25% melalui tanam kontur, strip cropping, mulsa, dan penguatan bahan organik tanah.
Tegakkan perlindungan kawasan pada lereng >25% (selaras dengan arahan penataan ruang), karena ini menghasilkan penurunan erosi paling besar dan meningkatkan stabilitas tata guna lahan.




