Minggu, April 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peneliti UNG Kembangkan Cara Menghentikan Risiko Erosi di DAS Bolango

redaksi
13 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Peneliti UNG Kembangkan Cara Menghentikan Risiko Erosi di DAS Bolango

Lereng curam di kawasan DAS Bolango. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Daerah aliran sungan (DAS) Bolango mengalami tekanan perubahan penggunaan lahan dari tahun ke tahun. Tekanan ini karena berkurangnya kawasan hutan, pertanian lahan kering dan pemukiman.

Temuan tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) perlindungan lereng curam dan praktik konservasi pertanian dapat menghentikan atau menurunkan erosi secara signifikan.

Melindungi lereng curam dan memperkuat praktik tanam kontur memberi dampak paling nyata menekan erosi, kata peneliti UNG Prof. Dr. Fitryane Lihawa, Dr. Iswan Dunggio dan Rahmat Jaya Lahay.

Tim peneliti mengembangkan model terpadu yang menggabungkan Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) dan Agent-Based Modeling (ABM) untuk memetakan, memprediksi, dan menguji skenario pengendalian erosi di DAS Bolango.

“Temuan utama kami sederhana, melindungi lereng curam dan memperkuat praktik tanam kontur memberi dampak paling nyata menekan erosi,” ujar tim peneliti.

Dengan model ini, sekaligus membantu pemerintah merancang kebijakan tata ruang dan konservasi berbasis data.

Pemerintah daerah bisa menguji kebijakan di ‘laboratorium digital’ sebelum diterapkan di lapangan.

Menurut peneliti yang paling menentukan adalah vegetasi dan tata kelola penutupan lahan. Ketika tutupan membaik dan aturan dipatuhi, risiko erosi turun dan sistem DAS menjadi lebih stabil.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: DAS BolangoLereng CuramPeneliti UNGProf. Fitryane LihawaUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Dudzai Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Next Post

Relawan Kesehatan Lewati Jalan Berlumpur dan Sungai Meluap di Aceh Tamiang

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Relawan Kesehatan Lewati Jalan Berlumpur dan Sungai Meluap di Aceh Tamiang

Relawan Kesehatan Lewati Jalan Berlumpur dan Sungai Meluap di Aceh Tamiang

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Bangkai Paus Sperma 15 Meter Terdampar di Biak Numfor

COREMAP-CTI, Menyelaraskan Pelestarian Terumbu Karang dan Penghidupan Masyarakat

Kemdiktisaintek Dorong Aktivitas Perguruan Tinggi Berkontribusi di Kawasan

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Menurun

Anatomi Komet, Benda Kuno yang Mengorbit Matahari

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.