Minggu, Juni 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penentuan Awal Ramadan Melalui Kajian Astronomi

redaksi
29 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Penentuan Awal Ramadan Melalui Kajian Astronomi

FOTO: BMKG

Menurut Thomas astronomi dilibatkan untuk melihat sisi lain bahwa perbedaan itu bukan karena perbedaan hisab dan rukyat. Bukan karena perbedaan pengamatan dan perhitungan, tapi lebih pada perbedaan kriteria.

Kriteria ini dapat diperoleh dari kajian-kajian astronomi. Sehingga astronomi berperan untuk memberikan jalan tengah dalam memberikan solusi untuk penyatuan paham hisab dan rukyat termasuk nanti akan menghasilkan satu sistem kalender yang mempersatukan umat.

Muhammadiyah sudah mengumumkan dalam maklumatnya awal Ramadan jatuh pada tanggal 2 April 2022, karena posisi bulan sudah di atas ufuk.

Pemerintah akan melakukan rukyat pada 1 April 2022. Saat itu posisi bulan di indonesia secara umum kurang dari 2 derajat. Jadi dengan menggunakan kriteria yang lama, kriteria tinggi bulan 2 derajat ini memang ada potensi berbeda dengan yang sudah diumumkan dalam maklumat Muhammadiyah.

“Sehingga sejak awal ini sudah ada prakiraan akan ada perbedaan dalam keputusan sidang istbath nanti dengan Muhammadiyah,” katanya.

Dari sisi astronomi, pada saat 1 April elongasi atau jarak bulan dan matahari hanya sekitar 3 derajat. Kemudian ketinggiannya juga kurang dari 3 derajat.

Makna ketinggian ini bahwa hilal yang sangat tipis itu akan terganggu oleh cahaya safak atau senja sehingga tidak mungkin ada rukyat secara global.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: AstronomiBRIN
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tiga Bibit Siklon Tropis Berkembang Dekat Indonesia

Next Post

Bibit 93 W Bergerak ke Spratly, Potensi Medium Jadi Siklon Tropis

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 90S Masih Berada di dekat Pulau Enggano Bengkulu

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

6 Juni 2026
Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

6 Juni 2026

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

Pemodelan Instrumen Penting dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Next Post
Bibit 93 W Bergerak ke Spratly, Potensi Medium Jadi Siklon Tropis

Bibit 93 W Bergerak ke Spratly, Potensi Medium Jadi Siklon Tropis

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Sisi Gelap Pusat Data Artificial Intelligence: Boros Air dan Listrik

Teknologi Artificial Intelligence Berdampak pada Lingkungan: Mengancam Air, Tanah dan Iklim

Dosen UNG Meriset Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini di Slovakia

AmsiNews

REKOMENDASI

Implementasi Mapalus dalam Pembelajaran Ilmu Kelautan di Unsrat

Ini 33 Kasus Destructive Fishing Tahun 2019 yang Diproses Petugas

Marten Taha Mengawali dan Mengakhiri Jabatan Wali Kota Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja

Suharso Monoarfa: Tata Ulang TPI dan Bangun Pasar Ikan Internasional

Suhu Panas di Sejumlah Wilayah Indonesia Akan Berlanjut Hingga Awal November

SIUP Dicabut, 240 Kapal Tak Boleh Tangkap Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.