Jumat, Agustus 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Peningkatan Karbon Dioksida di Udara Dapat Merusak Terumbu Karang

redaksi
27 Januari 2022
Kategori : Berita
0
Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

Terumbu karang mengalami kerusakan, antara lain, karena pemutihan dan masuk kategori buruk. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Pemanasan global dan peningkatan jumlah karbon dioksida di udara dalam beberapa dekade terakhir telah merusak terumbu karang dunia.

Atmosfer yang lebih hangat meningkatkan suhu air dan karbon dioksida (CO2). Hal ini membuat air laut lebih asam.

Para peneliti telah menemukan bahwa ada ancaman lain terhadap terumbu karang. Karena itu, melindungi konektivitas terumbu karang sangat penting untuk upaya konservasi.

Mengutip dari Phys.org, sebuah tim peneliti yang berafiliasi dengan beberapa entitas di Australia telah menemukan bahwa untuk menyelamatkan terumbu karang dunia, para konservasionis harus melindungi koridor yang menghubungkan mereka.

Dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Science, kelompok tersebut menjelaskan studi tentang sumber dan tempat tenggelamnya larva ikan, karang serta koridor penyebaran yang mempromosikan kesehatan dan keragaman di terumbu karang.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa meskipun ada jarak yang sangat jauh antara terumbu karang, masih ada hubungan di antara mereka. Koridor aliran air membawa karang dan larva ikan dari satu terumbu ke terumbu lainnya.

Tidak semua terumbu terhubung secara merata. Untuk lebih memahami hubungan antara konservasi terumbu karang dan koridor laut, para peneliti membagi koridor yang diketahui ke dalam kategori yang berbeda berdasarkan tenggelam dan sumber larva.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaKarbon DioksidaPemanasan GlobalPemanasan Lautpenyerap karbonPerubahan IklimTerumbu Karang
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Menghindari Kematian Ikan Budidaya Secara Massal

Next Post

Spesiasi Ikan Karang Karena Variasi Frekuensi Kawin

Postingan Terkait

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 15 Ribu Warga di Provinsi Gorontalo Sulit Air Bersih

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 15 Ribu Warga di Provinsi Gorontalo Sulit Air Bersih

7 Agustus 2026
Typhoon Dolphin Struck Japan’s Amami and Okinawa Islands

Typhoon Dolphin Struck Japan’s Amami and Okinawa Islands

7 Agustus 2026

Topan Dolphin Menghantam Amami dan Okinawa Jepang, Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Alfred Russel Wallace Menganjurkan Penelitian Laut Dalam Indonesia

Topan Dolphin Akan Menerjang Okinawa dan Amami

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Next Post
Spesiasi Ikan Karang Karena Variasi Frekuensi Kawin

Spesiasi Ikan Karang Karena Variasi Frekuensi Kawin

Komentar tentang post

TERBARU

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 15 Ribu Warga di Provinsi Gorontalo Sulit Air Bersih

Typhoon Dolphin Struck Japan’s Amami and Okinawa Islands

Topan Dolphin Menghantam Amami dan Okinawa Jepang, Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Alfred Russel Wallace Menganjurkan Penelitian Laut Dalam Indonesia

Topan Dolphin Akan Menerjang Okinawa dan Amami

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Podul Mendarat di Selatan Fujian, Cina

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Laut Filipina, Satu di Selat Taiwan

AI dan Kerumunan

Dua Bayi Orca Punya Nama Baru

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

La Nina Kemungkinan Akan Lemah dan Berumur Pendek

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.