Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dua Bayi Orca Punya Nama Baru

redaksi
19 Desember 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Bayi Orca Tahlequah Dapat Identitas J57

Tahlequah (J35) bersama bayi orca J57 yang ditetapkan lahir pada 4 September. FOTO: KATIE JONES/CENTER FOR WHALE RESEARCH

Darilaut – Paus pembunuh Southern Resident (Penduduk Selatan) J-57 dan J-58 yang lahir pada 4 dan 24 September telah memiliki nama baru.

J-57 mendapatkan nama Phoenix yang melambangkan sesuatu yang bisa mengatasi rintangan. Induk J-57 adalah Tahlequah atau J-35.

Tahlequah adalah orca betina yang mendapat perhatian dunia pada 2018 karena membawa bayinya yang mati ratusan mil selama 17 hari.

Tahlequah menjadi berita pada musim panas 2018 ketika membawa dengan cara mendorong bayinya sekitar 1.000 mil di sekitar Laut Salish, yang disebut sebagai “Tur Duka”.

Setelah itu, Tahlequah diperkirakan hamil selama delapan belas bulan. Masa kehamilan Tahlequah dimulai pada Februari 2019. Sementara hari kelahiran Phoenix ditetapkan pada 4 September 2020. Sempat ada kekhawatiran bahwa J-57 tidak akan selamat.

J-57 yang baru dilahirkan tampak sehat, berenang penuh semangat bersama induknya.

Phoenix terus berkembang, terlepas dari semua rintangan dan bergabung dengan saudaranya bernama Notch dengan identitas J-47. Notch adalah kakak Phoenix yang penuh perhatian.

Museum Paus, The Whale Museum di Washington, juga mengumumkan nama untuk orca J58 dengan panggilan Crescent atau Bulan Sabit.

Crescent, lahir dari J pod pada bulan September. Ibunya J-41 dengan panggilan Eclipse. Crescent juga memiliki kakak laki-laki J51 atau dipanggil Nova.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bayi OrcaKiller WhaleOrca Tahlequahpaus orcaPaus Pembunuh
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pandemi Covid-19 Dorong Akselerasi Digital BUMN

Next Post

Cegah Gagal Panen Rumput Laut, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Penghalau Penyu dan Baronang

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Alih Kegiatan Tambang Emas dengan Perikanan di Gorontalo Utara

Cegah Gagal Panen Rumput Laut, Mahasiswa Undip Ciptakan Alat Penghalau Penyu dan Baronang

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai tropis Trami Bergerak Lambat di Vietnam Tengah

Indonesia Negara Paling Berisiko Terkena Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Kapal Muat Semen Tenggelam di Pelabuhan Lewoleba, NTT

Topan Ampil Bergerak ke Utara, Tinggi Gelombang 8,8 Meter

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Rumput Laut Cokelat Paling Banyak Dikonsumsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.