Selain menghadirkan inovasi digital, mahasiswa KKN-PK UNG juga menyiapkan berbagai program promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Program tersebut meliputi kerja bakti lingkungan, edukasi pemilahan sampah, sosialisasi HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS), senam hipertensi, cek kesehatan gratis (CKG), hingga sosialisasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) sebagai upaya pencegahan hipertensi dan diabetes melitus.
Pemerintah Desa Datahu menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN-PK UNG karena SIGAP KIA sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui pemanfaatan teknologi digital.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendataan, mempercepat deteksi dini kehamilan berisiko tinggi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam memberikan pendampingan kepada ibu hamil.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Datahu mengatakan SIGAP KIA dapat membantu pemerintah desa dan tenaga kesehatan melakukan pemantauan ibu hamil secara lebih sistematis.
Sistem ini dipadukan dengan pendampingan melalui home visit sehingga ibu hamil yang memiliki risiko tinggi dapat terdeteksi lebih dini dan segera memperoleh penanganan yang tepat.




