Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pertumbuhan Produksi Perikanan Budidaya Berimbas pada Ekspor

redaksi
4 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Vaname

Udang Vaname. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, dengan adanya pertumbuhan positif dari produksi perikanan budidaya, tentunya akan berimbas pada meningkatnya ekspor ke berbagai negara. Beberapa komoditas yang akan digenjot ekspornya adalah lele dan patin.

“Target ekspor ke depan, yang akan digenjot yakni Catfish. Hal ini untuk mengambil alih pangsa pasar patin dunia yang sebelumnya hampir 80 persen dikuasai Vietnam. Saat ini produk patin Vietnam tengah diembargo oleh negara-negara importir,” kata Rifky.

Menurut Rifky, peluang pasar patin telah terbuka di kawasan Timur Tengah. Saat ini, kebutuhannya cukup besar yakni sebesar 50.000 hingga 60.000 ton.

Selain itu, Indonesia tengah mengenalkan branding patin nasional dengan nama Indonesian Pangasius. “Patin didorong sebagai komoditas ekspor ke berbagai negara. Dubai memperoleh pasar yang sangat baik. Market pangasius ini banyak dan sudah mulai bersaing dengan pangasius Vietnam,” katanya.

Kebutuhan patin dunia sebesar 700.000 ton. Sehingga Indonesia memiliki peluang untuk mengambil alih supply share patin Vietnam di pasar global hingga mencapai lebih kurang 570.000 ton.

Selain lele dan patin, udang masih menjadi komoditas utama yang dikembangkan untuk ekspor.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BudidayaKKPPerikanan budidaya
Bagikan16Tweet3KirimKirim
Previous Post

Produksi Perikanan Budidaya Tumbuh 4,97 Persen

Next Post

Tim SAR Masih Mencari Tiga ABK KM Gerbang Samudera I

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

14 Oktober 2026
Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Next Post
Gerbang Samudera

Tim SAR Masih Mencari Tiga ABK KM Gerbang Samudera I

Komentar tentang post

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Penyakit Menular Melalui Vektor Berpotensi Menjadi Pandemi Berikutnya

Pentingnya Menjelajahi Lautan

Afrika Bagian Selatan Menghadapi Topan Freddy dan Kasus Kolera

1400 Ahli Membahas Perubahan Iklim di Rwanda

Apakah yang Dimaksud Dengan Arus Pusaran Laut

WMO: Energi Terbarukan Landasan Memerangi Perubahan Iklim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.