Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pesisir Asia Tenggara Hasil Interaksi Proses Ekologis dan Aktivitas Manusia Ribuan Tahun

redaksi
9 Maret 2026
Kategori : Berita
0
ICOES 2020, LIPI Bahas Keseimbangan Ekosistem Alam, Darat dan Laut

Pesisir dan laut. FOTO: DARILAUT.ID

Anna juga menyoroti bahwa berbagai proyek pembangunan modern sering berupaya memisahkan tanah dan air melalui pembangunan kanal, tanggul, maupun reklamasi. Namun dalam praktiknya, ekologi pesisir kerap merespons secara tidak terduga.

“Ketika kita mencoba sepenuhnya mengendalikan alam, sering kali justru muncul persoalan baru—mulai dari sedimentasi, banjir, hingga perubahan ekosistem yang sulit diprediksi,” ujar Anna, seperti dikutip dari Brin.go.id.

Ekosistem pesisir seperti mangrove, rawa, dan lahan basah memiliki fungsi ekologis penting, mulai dari menyerap karbon hingga melindungi wilayah pesisir dari badai, kata Anna.

Meski demikian, kawasan-kawasan tersebut sering kali dianggap tidak produktif sehingga rentan mengalami perubahan akibat aktivitas pembangunan.

Kepala Pusat Riset Kajian Kewilayahan BRIN, Fadjar Ibnu Thufail, yang juga bertindak sebagai moderator, menilai perspektif yang disampaikan Anna membuka cara pandang baru dalam memahami sejarah kawasan Asia Tenggara maritim.

Pendekatan yang menghubungkan dinamika ekologis dengan sejarah sosial kawasan memberi ruang bagi kajian kewilayahan untuk melihat Asia Tenggara “tidak hanya dari perspektif negara atau pusat kekuasaan, tetapi juga dari dinamika lingkungan dan masyarakat pesisir,” ujar Fadjar.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Anna Lowenhaupt TsingAsia TenggaraBRINekosistem pesisirFadjar Ibnu ThufailMuhammad Najib Azca
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pers Denmark Menggugat Perusahaan Asal Amerika Serikat OpenAI

Next Post

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Postingan Terkait

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

12 Oktober 2026
Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

12 Oktober 2026

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

Variasi Baru Budidaya Udang Air Payau dan Menanam Padi di Lahan yang Sama di Delta Mekong

Naiknya Permukaan Laut Diperparah El Niño di Delta Mekong

Next Post
Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

Mahasiswa UNG Mengikuti Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter

TERBARU

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Topan Nolo Terus Melemah Menjadi Depresi Tropis di Timur Tenggara Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Tiba di Alor, Pinisi Pusaka Indonesia Lakukan Joy Sailing

Desakan Makin Menguat, Koalisi Minta Pemerintah Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

UNG Buka Prodi Pendidikan Profesi Apoteker dan Profesi Insinyur

Dasar-dasar Bermain Olahraga di 1Win

Monorhaphis chuni, Hewan Purba yang Hidup 11 Ribu Tahun

Bibit Siklon Tropis 90S di Barat Daya Jakarta, Dapat Berdampak Hujan dan Angin Kencang di Bengkulu Hingga Jawa Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.