Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Geopolimer Sebagai Media Tumbuh Terumbu Karang

redaksi
20 April 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Kapal Pariwisata dengan Desain Kearifan Lokal di Bunaken dan Labuan Bajo

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengembangkan teknologi geopolimer. Penggunaan teknologi geopolimer merupakan alternatif dalam pembuatan bangunan beton tanpa menggunakan semen dan tanpa proses pembakaran yang dapat mengurangi efek gas rumah kaca.

Salah satu kelompok riset tersebut telah dibentuk berdasarkan keputusan Kepala Pusat Riset Material Maju – Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN No: B-01/V/PRMM/3/2022.

Kelompok riset ini menggunakan keramik fungsional kreatif, yang mengerjakan penelitian tentang geopolimer media tumbuh terumbu karang dalam upaya mengurangi efek rumah kaca.

Perekayasa Madya BRIN, Putu Muliawati, mengatakan, tujuan penelitian ini untuk menghasilkan desain dan prototipe geopolimer sebagai media tumbuh kembang terumbu karang ramah lingkungan.

Hal ini untuk mitigasi terhadap tingkat kerusakan terumbu karang (coral) di Indonesia yang sudah mencapai angka 46 persen dari total luasan secara nasional.

Muliawati menjelaskan bahwa para periset sebelumnya telah melakukan penelitian tentang karang buatan untuk restorasi terumbu karang dan pengaman pantai di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

Penelitian tersebut menggunakan beton dan bahan pengikat (semen) tipe V yang tahan terhadap kadar sulfat tinggi, untuk memenuhi syarat baku mutu kehidupan karang di Indonesia berdasarkan pada Permen LH No 51 Tahun 2004.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINEmisi gas rumah kacaGeopolimer
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Api Berhasil Dipadamkan, Kebakaran Kapal Kargo di Perairan Sabang Dapat Diatasi

Next Post

Geopolimer untuk Pemecah Gelombang dan Struktur Bawah Laut

Postingan Terkait

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026
Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Next Post
Gelombang tinggi

Geopolimer untuk Pemecah Gelombang dan Struktur Bawah Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Melanda Banyumas dan Kendal

5255 Pengungsi Gunung Ruang Tersebar di Manado, Bitung, Minahasa Utara dan Pulau Siau

Korea Selatan Bersiap Menghadapi Topan Hinnamnor

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Ini Susunan Pengurus Ikatan Sarjana Ilmu Kelautan Unsrat Periode 2025-2030

Topan Khanun Bergerak Perlahan di Laut Cina Timur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.