Selasa, Februari 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petambak Diminta Tak Gunakan Zat Berbahaya

redaksi
30 Juli 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Petambak Diminta Tak Gunakan Zat Berbahaya

FOTO: KKP

Jakarta – Para petambak ikan diminta tidak lagi menggunakan zat-zat berbahaya seperti tiodan dan saponin. Zat ini menjadi ancaman bagi ikan-ikan kecil dan rajungan yang ada di sekitar perairan tambak.

“Kalau rajungannya mati karena tambak, nanti nelayan di desa Betahwalang akan usaha apa?” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Senin (29/7).

Susi juga berpesan agar menjaga pertumbuhan mangrove. Kalau mangrove hilang, tidak ada lagi tempat buat ikan untuk bertelur. Hutan mangrove harus dijaga kelestariannya. Kerena mangrove adalah tempat memijah bagi udang, ikan, rajungan, kepiting dan lain-lain.

Karena itu, pengembangan tambak juga harus terkontrol dan terukur agar tidak menghabisi mangrove.

Berkaitan dengan sampah, Susi mengatakan, jangan dibuang di sungai atau laut. Lalu, hentikan pendangkalan di muara sungai.

Selain itu, Susi berharap, ke depan nanti diatur supaya 100 meter dari pesisir yang adalah daerah larva rajungan ini tidak boleh ada penangkapan. Supaya apa? Supaya mereka besar, beranak dan bertelur dulu.

Persoalan sampah telah menjadi masalah umat manusia yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

Menteri Susi kembali berpesan agar masyarakat berhenti membuang sampah di laut. “Ibu tidak menginginkan bapak-bapak nelayan pergi melaut pulang membawa tangkapan sampah plastik, karena ikannya sudah tidak ada, yang ada hanya plastik,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPRajungansampah plastik
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Menteri Susi Ikut Sedekah Laut dan Tebar Benih Ikan

Next Post

Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Postingan Terkait

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

10 Februari 2026
Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

10 Februari 2026

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Siklon Tropis Mitchell Menyusur Dekat Pantai Australia Barat Sejauh 800 km

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

Siklon Tropis Mitchell  Mendarat di Wilayah Gascoyne Australia Barat

Perempuan Penantang Ombak Togean, Bertaruh Nyali Mencari Gurita

Next Post
Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Pesan Menteri Susi, Jangan Tangkap Rajungan Betina Bertelur

Komentar tentang post

TERBARU

Arlindo di Selat Lifamatola Pintu Masuk Utama Air Pasifik ke Indonesia hingga Samudra Hindia

Siklon Tropis Gezani Mendekati Pendaratan di Madagaskar

UNG Kirim Mahasiswa ke Daerah Bencana di Aceh Tamiang

Siklon Tropis Mitchell Menyusur Dekat Pantai Australia Barat Sejauh 800 km

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kondisi Cuaca Indonesia Dipengaruhi Dinamika Atmosfer Global dan Lokal Sepekan ke Depan

AmsiNews

REKOMENDASI

4 Bibit Siklon Tropis di Dekat Wilayah Indonesia

Larangan Penangkapan Benih Lobster

Atraksi Malam Ini: Supermoon, Komet Tsuchinshan-ATLAS dan Bintang Kejora

Penelitian Panjang Biodiversitas Kelautan dengan Kapal Riset OceanXplorer

Menguak Sejarah Indonesia di Meksiko, Keterkaitan dengan Filipina Melalui Spanyol

Banjir Melanda Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.