Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Setahun Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal, Ilmuwan Belum Ada Jawaban

redaksi
8 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Orca
0
Hipotesis Perilaku Orca di Spanyol, Salah Satunya Ingin Bermain Dengan Kapal

Ilustrasi paus pembunuh (orca). FOTO: SPANISH NAVY VIA MARINECONNECTION.ORG

Darilaut – Sedikitnya telah terjadi 50 bentrokan antara kapal pesiar dengan paus pembunuh (paus orca) di lepas pantai Spanyol dan Portugal, setahun terakhir ini.

Hingga kini belum ada jawaban yang pasti dari sejumlah ilmuwan kelautan dan ahli paus orca mengenai insiden tersebut. Para ahli masih mempelajari perilaku paus pembunuh di perairan tersebut.

Awal Agustus 2021 bentrokan paus pembunuh dengan tiga kapal kembali terjadi di perairan Provinsi Cádiz, Spanyol. Sebelumnya, Kamis 29 Juli 2021, paus pembunuh juga menyerang tiga kapal pesiar yang sedang berlayar sekitar 15 mil di sebelah barat Selat Gibraltar.

Tahun lalu, Juli hingga Oktober, ahli biologi kelautan telah mencatat 40 insiden serupa.

Paus pembunuh (Orcinus orca) selalu mengincar bagian kemudi dalam 50 kejadian tersebut. Kemudian bagian lain di kapal saat melakukan pelayaran.

Terdapat anggapan dasar yang masih perlu pembuktian bahwa paus orca ini hanya ingin bermain dengan kapal. Hipotesis ini yang menjadi alasan utama pertemuan paus pembunuh dengan kapal pesiar.

Dugaan lain, berkaitan dengan perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19. Hal ini berkaitan dengan tidak adanya kebisingan di laut karena adanya penguncian, karantina atau lockdown.

Minimnya kebisingan di laut dianggap sebagai salah satu penyebab terjadinya perubahan perilaku pada paus pembunuh di perairan tersebut. Masa penguncian Covid-19 menyebabkan keheningan, termasuk di laut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Killer Whalepaus orcaPaus PembunuhPaus Pembunuh Menyerang KapalPortugalSpanyol
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bentrokan Paus Pembunuh dan Kapal Kembali Terjadi di Barbate Spanyol

Next Post

ISEI Optimis Pemulihan Ekonomi Indonesia Semakin Kuat

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Next Post
ISEI Optimis Pemulihan Ekonomi Indonesia Semakin Kuat

ISEI Optimis Pemulihan Ekonomi Indonesia Semakin Kuat

Komentar tentang post

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Perikanan Tangkap di Sorong Alami Peningkatan

Paus Orca di Olele Gorontalo Jenis Kelamin Jantan dan Betina

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Tanda Zona Bahaya Dipasang di Gunung Ibu

Teliti Dampak Sosial Konservasi Laut Dosen Universitas Negeri Papua Terima Hibah US$ 150 Ribu

Resistensi Antimikroba Ancaman Kesehatan Global

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.