Kamis, April 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Petisi untuk Mengakhiri Perburuan Paus dan Lumba-lumba di Kepulauan Faroe

redaksi
21 Februari 2022
Kategori : Berita, Orca
0
Terbesar di Dunia, 1428 Lumba-lumba Dibantai di Kepulauan Faroe

Bangkai lumba-lumba Atlantik (Atlantic White-Sided Dolphins) yang tergeletak di pantai Pulau Eysturoy setelah dibantai warga Kepulauan Faroe. Lumba-lumba ini bagian dari jumlag 1.428 yang dibantai. FOTO: SEA SHEPHERD

Pada pertemuan hari Selasa di Torshavn, pemerintah membahas kesimpulan evaluasi ulang yang disampaikan Perdana Menteri Bardur a Steig Nielsen pada September lalu, setelah pembantaian besar-besaran terhadap lebih dari 1.400 lumba-lumba Atlantik (Atlantic White-Sided Dolphins). Kejadian ini telah memicu kecaman.

“Itu adalah pertemuan pertama. Tidak ada keputusan yang diambil,” kata seorang pejabat di kantor perdana menteri kepada AFP.
Pejabat tersebut mengatakan keputusan akhir diharapkan “dalam beberapa minggu”, dan “beberapa opsi” sudah ada.

Dalam tradisi Faroe yang dikenal sebagai “grindadrap“, para pemburu mengelilingi lumba-lumba atau paus pilot dengan perahu nelayan setengah lingkaran yang lebar dan membawa mereka ke teluk dangkal.

Nelayan yang berada di pantai kemudian membantai cetacea tersebut dengan pisau.

Setiap musim panas, gambar perburuan berdarah menjadi berita utama di seluruh dunia dan memicu kemarahan di antara para pembela hak-hak hewan yang menganggap praktik itu barbar.

Namun perburuan masih mendapat dukungan luas di Faroe. Para pendukung menunjukkan bahwa hewan tersebut telah memberi makan penduduk setempat selama berabad-abad.

Biasanya, sekitar 600 paus pilot diburu setiap tahun dengan cara tersebut.

Namun perburuan lumba-lumba pada 12 September 2021 di fjord Skala jauh lebih besar dan memicu kecaman internasional. Dengan adanya kecaman tersebut mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan kembali praktik tersebut.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: FaroeInggrisLumba-lumbaPerburuan PausSea Shepherd
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kapal Dompeng Terbalik Saat Tarik Trol Udang di Nunukan

Next Post

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Postingan Terkait

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

23 April 2026
Konsumen Ikan Tak Terlindungi, Pemerintah Terlalu Baik dengan Importir

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

23 April 2026

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Next Post
Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Hiu Belimbing, Kerabat Dekat Hiu Paus yang Tidak Berbahaya Bagi Manusia

Komentar tentang post

TERBARU

Polda Gorontalo Ungkap Kapal Terdampar Bawa 39 Karung Sianida

Panas Ekstrem, Ikan Dapat Mengalami Gagal Jantung

PBB Memperingatkan Panas Ekstrem Mengancam Sistem Pangan Global

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

AmsiNews

REKOMENDASI

Tahun Ini Wilayah Gorontalo Berpotensi Mengalami Kemarau Lebih Basah

Kematian Wartawan Demas Laira, AMSI Minta Polisi Usut Tuntas

Badai Siklon Michaung di Teluk Benggala Mendekati Chennai

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

Geopolimer Sebagai Media Tumbuh Terumbu Karang

1000 Pelaut Terdampar di Perairan Ukraina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.