Sebaran asap yang ditampilkan CAMS juga mencakup sejumlah wilayah di Papua.
CAMS menyediakan pemantauan dan prakiraan kualitas udara serta komposisi atmosfer—termasuk pergerakan asap akibat kebakaran—yang mendekati waktu nyata (near-real-time).
Data ini mendukung penyusunan imbauan kesehatan masyarakat, pengambilan keputusan terkait penutupan sekolah dan tempat kerja, serta penilaian paparan penduduk terhadap partikulat halus.
Partikel Halus PM2.5
Pemantauan PM2.5 (Particulate Matter atau konsentrasi partikulat) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan konsentrasi partikulat pada Sabtu 12 september pukul 09.00 kualitas udara kategori berbahaya di Kubu Raya 739,7 dan Palangkaraya 290,6.
PM2.5 kategori tidak sehat di Sintang 141,6, Muaro Jambi 106,8, Kota Jambi 101,3, Talang Betutu Palembang 100,8, dan Musi 2 Palembang.
Berdasarkan pengamatan meteorologi penerbangan BMKG pada 10 September 2026 pukul 10.00 WIB, asap masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah wilayah prioritas.




