Kemudian di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.
Angin Kencang di Aceh bagian utara, Sumatra Utara, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Sebelumnya, BMKG mencatat pada periode 18 – 20 Mei 2026, suhu maksimum di atas 35,0°C masih teramati di beberapa wilayah, seperti Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.
Kondisi suhu yang terik pada pagi dan siang hari dapat mendukung proses pembentukan awan hujan, terutama pada periode sore hingga malam hari. Peluang ini umumnya terjadi di wilayah yang memiliki kelembapan udara cukup, karena kondisi atmosfer mendukung bagi pertumbuhan awan konvektif.
Hal tersebut dikonfirmasi dengan masih adanya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang masih tercatat di sejumlah daerah pada periode yang sama.



