Darilaut – Keberadaan tiga ekosistem, padang lamun, mangrove, terumbu karang bukan hanya penting dalam aspek ekologi, namun dapat menjamin keberlanjutan produksi rumput laut.
Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kupang Imam Fauzi, mengatakan, dengan mempertahankan keberadaan tiga ekosistem ini, menjadikan proses berkembang biak rumput laut bisa lebih cepat dan hasil yang didapat menjadi maksimal.
Hal ini disampaikan dalam diskusi dan seminar dengan tema “Sinergi Budi Daya Rumput Laut Berkelanjutan dan Pelestarian Terumbu Karang.” Kegiatan yang berlangsung di Bali, pada tanggal 11-12 Juni 2025 tersebut kerja sama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), BKKPN Kupang dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Program Koralestari.
Forum ini mempertemukan perwakilan pemerintah, peneliti, akademisi, LSM, dan praktisi di bidang rumput laut.
Aspek Ekologi
Menurut Imam padang lamun, mangrove, terumbu karang adalah satu habitat vital di pesisir. Keberadaannya penting demi kelangsungan hidup rumput laut.
Dengan kata lain, proses produksi atau budi daya rumput laut harus memperhatikan aspek ekologi untuk menjamin keberlanjutan produksi.
“Pada praktiknya masih banyak pembudidaya rumput laut yang belum tahu akan hal ini, dan cenderung menghilangkannya,” kata Imam.




