Penelitiannya telah menjadi kunci untuk lebih memahami Sistem Monsun Amerika Selatan, dan pola presipitasi dan sirkulasi yang terkait selama musim panas.
Dalam beberapa tahun terakhir, Prof. Saulo memperdalam aktivitasnya pada masalah interdisipliner seperti produksi energi angin, aplikasi pertanian, dan sistem peringatan dini.
Prof. Saulo telah menulis dan menulis bersama lebih dari 60 artikel jurnal ilmiah dan bab buku yang ditinjau oleh rekan sejawat.
Selain itu, mengawasi banyak siswa baik di tingkat sarjana dan pascasarjana dan, bertindak sebagai Penyelidik Utama dalam 23 proyek penelitian yang dibiayai oleh lembaga nasional dan internasional.
Pengalaman mengajarnya yang luas terutama terkait dengan prediksi cuaca numerik, dinamika atmosfer dan termodinamika, meteorologi skala meso, dinamika awan, dan mikrofisika awan.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dicalonkan sebagai Presiden Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization/ WMO) periode 2023-2027.
Pemilihan Presiden WMO periode 2023-2027 sendiri dilaksanakan pada sidang the nineteenth World Meteorological Congress (CG-19) yang akan diadakan pada 22 Mei – 2 Juni 2023.
Presiden WMO akan dipilih berdasarkan suara terbanyak oleh Anggota WMO yang terdiri dari 187 negara dan 6 teritori. Selain pemilihan Presiden WMO, juga turut dipilih Sekretaris Jenderal dan Wakil Presiden WMO.





Komentar tentang post