Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof Suharsono: Sulawesi Terluas Terumbu Karang, Terbanyak Pengebom Ikan

redaksi
5 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Rusak karena Bom ikan

Terumbu karang atol di Reef IV, Kepulauan Togean, rusak karena kegiatan pengeboman ikan. FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Gorontalo – Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Suharsono mengatakan, Status Terumbu Karang 2018 untuk Pulau Sulawesi masih terluas di Indonesia. Namun, kata Suharsono, lokasi-lokasi pengeboman ikan juga terbanyak di Pulau Sulawesi.

“Sulawesi terluas kawasan terumbu karang, justru permasalahan utama pengeboman ikan di Sulawesi,” kata Suharsono, kepada Darilaut.id, Rabu (5/12).

Berdasarkan pengalaman Suharsono yang kurang lebih 35 tahun aktif meneliti terumbu karang di Indonesia, ada perbedaan pola lokasi pengeboman ikan beberapa tahun lalu di dan sekarang. Dulu, lokasi pengeboman ikan itu berada didekat pemukiman.

“Sekarang pengeboman ikan di lokasi yang jauh dari pemukiman, rusak di situ, ke balik,” ujarnya.

Menurut Suharsono, dulu mengunakan bom ikan untuk menangkap ikan, belum dilarang. Itu sebabnya, didekat pemukiman ada bekas loaksi pengeboman ikan. Saat ini, pengeboman ikan di lokasi terumbu karang yang jauh.

Suharsono berada di Gorontalo berkaitan dengan Sosialisasi & Replikasi Kegiatan Pemulihan Terumbu Karang yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu (5/12) hingga Kamis (6/12).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bom IkanP2O LIPIProf SuharsonoRehabilitasi Terumbu KarangSulawesiTerumbu Karang
Bagikan15Tweet5KirimKirim
Previous Post

DKP Gorontalo Fasilitasi Penataan Kawasan Konservasi Hiu Paus

Next Post

Jangan Berharap Semua Terumbu Karang di Raja Ampat Bagus Sekali

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Prof Suharsono

Jangan Berharap Semua Terumbu Karang di Raja Ampat Bagus Sekali

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Tropis Alfred Pertahankan Kekuatan di Timur Queensland Australia

Kampung Nelayan Langgula, Spesialis Penangkap Tuna yang Beralih ke Cumi

Belum Semua Lokasi Banjir di Kota Gorontalo Surut, Banyak Sampah Tersangkut di Jembatan Potanga

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

108 Titik Bersihkan Pantai di Indonesia

Sebagian Benar, Klaim Anies Baswedan 45 Juta Orang Indonesia Belum Bekerja dengan Layak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.