Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

redaksi
24 Oktober 2018
Kategori : Berita
0
Prof Tsung: Perubahan Iklim Memicu Longsor dan Angin Topan di Taiwan

WINDY.COM

Yogyakarta – Peneliti dari National Taiwan Normal University Taiwan Prof Tsung Yu Lee mengatakan, persoalan perubahan iklim yang terjadi saat ini menyebabkan jumlah kadar air hujan meningkat. Hal ini, menurut Prof Tsung, telah memicu terjadinya bencana longsor atau angin topan, seperti yang terjadi di Taiwan.

“Dengan curah hujan 600 mm saja bisa longsor apalagi sampai 3.000 mm sering menyebabkan bencana angin Topan,” kata Tsung saat memberikan materi dalam konferensi internasional “Manajemen Sumber Daya Lingkungan di tingkat Global”.

Konferensi ini diselenggarakan Fakultas Geografi UGM, yang berlangsung di University Club, 22-23 Oktober.
Konferensi diikuti ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri, antara lain peneliti dari Taiwan, Belanda, Singapura dan dari beberapa negara Eropa lainnya.

Tsung mengatakan dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan intensitas kadar curah air hujan yang meningkat hingga mencapai 20 persen. Dengan jumlah curah hujan rata-rata 3000 mm per tahun.

Sudah saatnya negara dengan curah hujan yang tinggi, mengembangkan infrastruktur untuk mengelola air hujan tersebut. Air hujan ini dapat dijadikan sebagai sumber kebutuhan air yang bisa dialiri melalui keran di setiap rumah-rumah penduduk.

Peneliti Hidrologi dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sudarmadji mengatakan, persoalan manajemen sumber daya air, dapat pula disebabkan faktor alam seperti perubahan iklim global yang menyebabkan durasi musim hujan dan kekeringan yang tidak menentu.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AirTaiwanUGM
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Prof Sudarmadji: Banyak Air Sebabkan Banjir dan Kotor

Next Post

Politeknik Negeri Manado Gelar Bersih Lingkungan dan Toilet

Postingan Terkait

Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

13 Mei 2026

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Next Post
Politeknik Manado

Politeknik Negeri Manado Gelar Bersih Lingkungan dan Toilet

Komentar tentang post

TERBARU

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Road to IDC AMSI, Membangun Ekosistem Digital di Jawa Barat

UNG Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025

Gempa 5,7 SR Guncang Melonguane, Talaud

Soal Kapal Perintis dan Tol Laut, Pemda Dituntut Proaktif

Badai Siklon Senyar Mendarat Untuk Kedua Kali di Pantai Barat Malaysia

Lulusan Dokter Pertama Menjadi Tonggak Penting Bagi Sejarah UNG

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.