Deskripsi kepiting ini bersama sama dengan kepiting lain yang ditemukan di Samudra Pasifik di jurnal ilmiah internasional “Zootaxa” oleh Dwi Listyo Rahayu dari P2O-LIPI dan Peter K.L. Ng dari Lee Kong Chian Natural Science Museum, NUS.
Tim peneliti juga menemukan ikan gobi berkepala besar, tidak mempunyai sisik pada dada dan perut. Ikan ini berada di kedalaman 182-172 meter di Selat Sunda.

Ikan tersebut diberi nama Platygobiopsis hadiatiae untuk menghormati almarhum Reni Hadiati, seorang ichthyologist yang banyak berkontribusi pada taksonomi ikan gobi.
Publikasi ilmiah ikan gobi ini dalam jurnal ilmiah internasional “The Raffles Bulletin of Zoology”. Ditulis bersama oleh Teguh Peristiwady dari Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Zeehan Jaafar dari Department of Biological Sciences NUS, Tan Heok Hui dari Lee Kong Chian Natural Science Museum, NUS dan Helen K Larson dari Museum and Art Gallery of Northern Territory Darwin Australia.
Kemudian, ikan Cheliperca flavolineata diperoleh di kedalaman 115 – 210 meter, sebelah selatan Cilacap.
Ikan tersebut telah dikoleksi sebelumnya. Tetapi untuk deskripsi dalam jurnal internasional “Ichtyological Research” dan diberi nama C. flavolineata oleh Teguh Peristiwady, Tan Heok Hui dan Mizuki Matsunuma dari Department of Environmental Management Faculty of Agriculture, Kindai University, Nara, Japan.





Komentar tentang post