Jumat, Mei 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ranjau dan Alat Peledak Terus Membunuh Ribuan Orang

redaksi
5 April 2026
Kategori : Berita
0
Ranjau dan Alat Peledak Terus Membunuh Ribuan Orang

Menemukan dan membersihkan ranjau. FOTO: UNMAS/UN

Darilaut – Ranjau, sisa-sisa bahan peledak perang, dan alat peledak rakitan terus menyebabkan kematian dan cedera, terutama dalam situasi konflik bersenjata.

Rata-rata, satu orang tewas atau terluka oleh alat peledak semacam itu setiap jam. Banyak anak-anak termasuk di antara para korban.

Penggunaan alat peledak rakitan telah meluas, meneror warga sipil dan mengancam para pelaku kemanusiaan serta misi dan personel Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ranjau, bahan peledak dan rakitan aktif di 57 negara dan wilayah. Terus membunuh dan melukai ribuan orang.

Senjata-senjata ini tidak pandang bulu, tetap mematikan selama beberapa dekade setelah konflik, dan menghambat komunitas yang berupaya mencapai perdamaian berkelanjutan.

Menemukan dan membersihkan ranjau bukan hal yang mudah. Ahli di Layanan Aksi Ranjau PBB (UNMAS) Paul Heslop mengatakan membersihkan ranjau darat itu sulit, apalagi membersihkan ranjau laut, bahkan lebih sulit.

Tanggal 4 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Ranjau Internasional (International Day for Mine Awareness) setiap tahunnya.

Pada tahun 2026, International Day for Mine Awareness diperingati dengan tema “Investasikan dalam Perdamaian; Investasikan dalam Aksi Ranjau.”

Tema ini menyoroti pentingnya lahan yang dibersihkan dari ancaman bahan peledak dan masyarakat yang hidup tanpa rasa takut terhadap senjata-senjata yang tidak pandang bulu ini agar perdamaian dapat berkembang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Hari Kesadaran Ranjau InternasionalInternational Day for Mine AwarenessPBBRanjauUNMAS
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

BMKG: Kemarau Tahun 2026 Lebih Kering dan Panjang

Next Post

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Postingan Terkait

Badai Tropis Jangmi Terbentuk di Laut Filipina, Dekat Yap

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

29 Mei 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

29 Mei 2026

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

Lulus UTBK-SNBT di UNG Calon Mahasiswa Daftar Ulang

Siklon Tropis Jangmi Bawa Hujan di Sulawesi Utara dan Gelombang Tinggi di Laut Sulawesi

Next Post
Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

TERBARU

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Eks Siklon Tropis Billy Berdampak Tidak Langsung pada Gelombang Laut

KPU Gorontalo Utara Gelar Debat Perdana Pilkada 2024

Dampak Perubahan Iklim di Indonesia: Tutupan Salju di Puncak Jaya Akan Punah, Permukaan Laut Naik dan Rekor Curah Hujan

Ada Spesimen Ikan dan Moluska di Museum Zoologicum Bogoriense

Awal Tahun 2022 Puluhan Rumah Rusak Karena Angin Kencang

Pemerintah Launching Laman OOC di Bali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.