Selasa, September 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menteri Susi Ajak Nelayan Berantas Rumpon

redaksi
6 April 2019
Kategori : Berita
0
Rumpon

Rumpon. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak nelayan untuk bekerjasama memberantas rumpon di laut.

Hal ini dikatakan Menteri Susi merespon keluhan para nelayan yang menginformasikan semakin menurunnya ketersediaan ikan lemuru, saat melakukan kunjungan kerja di Banyuwangi, Kamis (4/4).

Menurut Susi, kondisi itu diakibatkan masih maraknya penggunaan boke ami dan rumpon di laut. “Laporin ke saya kalo ketemu yang begitu. Sampean kirim SMS (short message service) koordinatnya di mana, nama kapalnya apa. Biar tak sikat rumponnya,” ujarnya.

Susi mengingatkan agar nelayan dan pengusaha perikanan setempat tidak menggunakan jaring insang (gillnet) dengan ukuran mata jaring yang terlalu kecil. Hal itu perlu dilakukan agar ikan-ikan yang masih kecil tidak ikut terjaring dan memiliki waktu untuk berkembang biak.

“Dulu gillnet itu ukurannya 4 inch. Sekarang bisa sampai 1,5 inch. Lama-lama pake kelambu nyamuk saja. Kalau gillnet yang di bawah 4 inch di sini hilang semua, setengah tahun saja produksinya (bisa meningkat) 2 kali lipat,” katanya.

Penggunaan gillnet dengan ukuran mata jaring yang tepat akan mendukung ketersediaan ikan yang berkelanjutan, yang secara impilikatif akan turut meningkatkan produksi penjualan para nelayan. Untuk mendukung tujuan tersebut, Susi mengusulkan agar para nelayan di Banyuwangi menetapkan hari libur menangkap ikan untuk memberikan waktu ikan-ikan berkembang biak.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BanyuwangiKKPNelayanRumpon
Bagikan20Tweet3KirimKirim
Previous Post

Buka Data Tangkapan Ikan, Indonesia Apresiasi Langkah Panama

Next Post

KRI Teuku Umar Tangkap Kapal Ikan Vietnam

Postingan Terkait

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

8 September 2026
7 Bandara Termasuk Soekarno-Hatta Masih Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 2.300 Penerbangan Terdampak

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

8 September 2026

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Next Post
KIA

KRI Teuku Umar Tangkap Kapal Ikan Vietnam

Komentar tentang post

TERBARU

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

AmsiNews

REKOMENDASI

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Dekat Pulau Hainan

Destinasi Wisata NTT Dibuka 15 Juni

Siklon Tropis Anika Berpotensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Gletser Menyimpan 70% Air Tawar Dunia

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Kapal Ikan Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.