Sabtu, Agustus 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ranjau dan Alat Peledak Terus Membunuh Ribuan Orang

redaksi
5 April 2026
Kategori : Berita
0
Ranjau dan Alat Peledak Terus Membunuh Ribuan Orang

Menemukan dan membersihkan ranjau. FOTO: UNMAS/UN

Darilaut – Ranjau, sisa-sisa bahan peledak perang, dan alat peledak rakitan terus menyebabkan kematian dan cedera, terutama dalam situasi konflik bersenjata.

Rata-rata, satu orang tewas atau terluka oleh alat peledak semacam itu setiap jam. Banyak anak-anak termasuk di antara para korban.

Penggunaan alat peledak rakitan telah meluas, meneror warga sipil dan mengancam para pelaku kemanusiaan serta misi dan personel Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ranjau, bahan peledak dan rakitan aktif di 57 negara dan wilayah. Terus membunuh dan melukai ribuan orang.

Senjata-senjata ini tidak pandang bulu, tetap mematikan selama beberapa dekade setelah konflik, dan menghambat komunitas yang berupaya mencapai perdamaian berkelanjutan.

Menemukan dan membersihkan ranjau bukan hal yang mudah. Ahli di Layanan Aksi Ranjau PBB (UNMAS) Paul Heslop mengatakan membersihkan ranjau darat itu sulit, apalagi membersihkan ranjau laut, bahkan lebih sulit.

Tanggal 4 April diperingati sebagai Hari Kesadaran Ranjau Internasional (International Day for Mine Awareness) setiap tahunnya.

Pada tahun 2026, International Day for Mine Awareness diperingati dengan tema “Investasikan dalam Perdamaian; Investasikan dalam Aksi Ranjau.”

Tema ini menyoroti pentingnya lahan yang dibersihkan dari ancaman bahan peledak dan masyarakat yang hidup tanpa rasa takut terhadap senjata-senjata yang tidak pandang bulu ini agar perdamaian dapat berkembang.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Hari Kesadaran Ranjau InternasionalInternational Day for Mine AwarenessPBBRanjauUNMAS
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

BMKG: Kemarau Tahun 2026 Lebih Kering dan Panjang

Next Post

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Postingan Terkait

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

29 Agustus 2026
Ilmuwan Sedang Menyelidiki Apakah Tragedi Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Longsoran Es dan Batuan

Ilmuwan Sedang Menyelidiki Apakah Tragedi Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Longsoran Es dan Batuan

29 Agustus 2026

Uji Coba Nuklir Telah Dilakukan Lebih Dari 2.000 Kali

Uji Coba Nuklir Tidak Membuktikan Kekuatan

Teknik Sipil UNG Raih Akreditasi Unggul

Fakultas Ilmu Pendidikan UNG Perluas Akses Pendidikan di Bolaang Mongondow Utara

5 Orang Tewas dan 558 Hilang di Tibet Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

538 Orang Tewas di Nepal Akibat Dampak Luar Biasa Bencana Ekosistem Pegunungan Himalaya

Next Post
Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

Siklon Tropis Maila Bergerak Lambat Sembari Menguat di Laut Solomon

TERBARU

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Ilmuwan Sedang Menyelidiki Apakah Tragedi Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Longsoran Es dan Batuan

Uji Coba Nuklir Telah Dilakukan Lebih Dari 2.000 Kali

Uji Coba Nuklir Tidak Membuktikan Kekuatan

Teknik Sipil UNG Raih Akreditasi Unggul

Fakultas Ilmu Pendidikan UNG Perluas Akses Pendidikan di Bolaang Mongondow Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Siklon Halima Tumbuh Menjadi Badai Tropis Parah

Badai Tropis Fina Akan Berdampak Cuaca Ekstrem di Wilayah Timur Indonesia

Modal Penting dalam Penelitian Bersama

Jangan Habiskan Mangrove

Mahasiswa UNG Kreasi Daun Nangka dan Kulit Nanas Menjadi Sampo Ramah Lingkungan

Kota Gorontalo Diharapkan Menjadi Pusat Pengembangan Sekolah Literasi Berita

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.