Selain itu, koordinasi lintas wilayah juga diperkuat dengan penetapan status tanggap darurat serta pembentukan pos komando. Status tanggap darurat telah ditetapkan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terdampak mulai 10 hingga 17 September 2025. Pos Komando Penanganan Darurat dibentuk di Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, untuk memusatkan koordinasi lintas wilayah.
Hingga kini, pemantauan dan penanganan darurat di Bali masih terus dilakukan oleh BNPB dan BPBD setempat. BPBD Provinsi Bali bersama BPBD kabupaten/kota melaksanakan penanganan darurat, termasuk penyedotan air, pembersihan material, serta pembukaan akses jalan agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih.
Penanganan Banjir di Nagekeo
Di sisi lain, perkembangan terkini dari penanganan banjir di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dilanda banjir bandang sejak (7/9). Bencana ini meliputi 4 kecamatan, 31 desa, dan 2 kelurahan, dengan kondisi terparah terjadi di Kecamatan Mauponggo. Hujan deras yang mengguyur wilayah dataran tinggi memicu aliran deras dari hulu menuju pesisir, merusak pemukiman warga, sarana umum, serta lahan pertanian.
Bencana ini menimbulkan korban jiwa, ribuan warga terdampak, serta kerusakan luas pada pemukiman dan infrastruktur. Peristiwa ini telah menelan korban jiwa sebanyak 6 orang meninggal dunia, 3 orang masih hilang, dan 2 orang luka-luka.




