Di Kecamatan Paguyaman, Desa Diloato tercatat terdampak sebanyak 54 rumah dengan 63 KK atau 197 jiwa. Sedangkan di Kecamatan Wonosari, Desa Mekar Jaya terdampak sebanyak 8 rumah dengan 8 KK atau 24 jiwa, Desa Harapan sebanyak 85 rumah dengan 93 KK atau 230 jiwa, serta Desa Bongo Tua sebanyak 8 rumah dengan 8 KK atau 35 jiwa.
Selain merendam rumah warga dan dua unit gedung pemerintahan, yakni Polsek Wonosari dan SMK Negeri 1 Wonosari yang terdampak genangan banjir. Hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai korban meninggal dunia, luka-luka maupun warga hilang akibat kejadian tersebut.
BPBD Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi terdampak.
Upaya penanganan juga melibatkan unsur TNI, Polri, aparatur kecamatan dan desa, serta berbagai pemangku kepentingan terkait guna memastikan kondisi masyarakat terdampak dan kebutuhan penanganan dapat teridentifikasi dengan baik.
Tim gabungan terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta pendataan lanjutan terhadap dampak yang ditimbulkan oleh banjir.
BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan yang dapat menyebabkan peningkatan debit air dan memperluas wilayah terdampak banjir.



