Program Studi Ilmu Kelautan Unsrat pertama kali menerima mahasiswa pada tahun 1988 dan telah menghasilkan banyak lulusan.
Salah satu pendiri Prodi Ilmu Kelautan Unsrat, Gybert E. Mamuaya, menyampaikan kebanggaannya melihat perkembangan para mantan mahasiswanya.
”Lulusan kami” ada yang menjadi Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji (Angkatan 1988), Presiden Direktur perusahaan tambang David Sompie (Angkatan 1988), perwira tinggi TNI AL Kolonel Laut (KH) Florendo Jacobus (Angkatan 1988), hingga pejabat di lembaga internasional-Deputy Director CTI Christovel Rotinsulu (Angkatan 1990), ”Ini bukti bahwa ilmu kelautan membuka banyak peluang,” ujarnya.

Dalam sesi berbagi pengalaman David Sompie, mengisahkan perjalanan karirnya di industri tambang meski berlatar belakang ilmu kelautan.
“Tuhan punya rencana indah di balik semua ini,” ujarnya.
Begitu pula dengan Aryanto Husein (angkatan 1988), Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo, berbagi pengalaman tentang perjalanan karirnya. Sementara Dennie S. Mamonto (angkatan 1990), Safeguards Officer (Environment) di Asian Development Bank (ADB), menceritakan pengalaman berharganya di dunia internasional.
Selain Roger Lantang sebagai ketua, panitia lainnya yang mengawal HUT ke-37 Ilmu Kelautan Unsrat, Verdinand T. Gedoan (sekretaris), Dr. Indri S. Manembu (bendahara) dan Wilmy E. Pelle Ph.D (seksi acara), Maikel Eman (seksi dana) dan Danie Oroh (pembantu umum).




