Freddy masih begerak dan telah menempuh jarak lebih dari 10 ribu km. Rekor di Samudera Hindia sebelumnya, dipegang Siklon Tropis Leon-Eline Februari 2000.
Sistem ini menempuh jarak 11.000 kilometer dari dekat Bali hingga berakhir di Namibia di pantai barat Afrika selama periode 29 hari.

Khususnya di Samudra Hindia, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), tidak ada siklon tropis lain yang teramati di bagian dunia ini yang melintasi Samudera Hindia dalam dua dekade terakhir.
Faktanya, ini salah satu dari empat sistem yang telah melintasi Samudera Hindia bagian selatan dari timur ke barat.
Freddy telah memegang rekor akumulasi energi siklon (ACE) sepanjang masa, ukuran kekuatan badai dari waktu ke waktu, untuk Belahan Bumi Selatan, serta secara global, sejak topan Loke pada tahun 2006.
Freddy telah menghasilkan sekitar 66 unit ACE, mengalahkan rekor sebelumnya yaitu 53 unit, yang sebelumnya dipegang oleh Topan Fantala pada tahun 2016.
Hanya dua badai (hurricanes) Atlantik yang memiliki indeks ACE lebih tinggi dari Freddy—Badai Three pada tahun 1899 (ACE: 73,6) dan Badai Ivan pada tahun 2004 (ACE: 70.4).
Selain itu, kata NOAA, Freddy adalah siklon tropis pertama di Belahan Bumi Selatan yang mengalami empat putaran intensifikasi cepat yang terpisah, yang terjadi karena semburan angin berulang yang melemahkan badai dan kemudian mereda.





Komentar tentang post