Darilaut – Rektor Univeristas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Eduart Wolok, mendorong kolaborasi dan harmonisasi antar Perguruan Tinggi.
Hal ini disampaikan Prof. Eduart yang juga Wakil Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) atau Council of Rectors of Indonesian State University (CRISU) dalam kegiatan ASEAN Higher Education Conference (AHEC) 2023.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Majelis Rektor.
“Harmonisasi yang dibangun antara perguruan tinggi melalui AHEC 2023, menjadi salah satu upaya pendidikan tinggi mendukung peran Indonesia sebagai ketua ASEAN pada 2023,” kata Prof. Eduart.
Menurut Prof. Eduart keikutsertaan perguruan tinggi khususnya UNG merupakan wujud nyata semangat, untuk berkolaborasi antara institusi pendidikan tinggi sebagai sebuah kekuatan dinamis yang dapat mendorong kemajuan pembangunan.
Tentunya melalui kolaborasi tersebut, menurut Rektor, diharapkan dapat membangun Institusi Pendidikan Tinggi yang unggul dan berdaya saing, serta memiliki identitas kuat yang dapat mendorong kemajuan Negara-negara di ASEAN.
Kegiatan yang menghadirkan dan mempertemukan sejumlah perguruan tinggi di kawasan ASEAN ini, berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 24 – 26 Agustus, mengangkat tema: “Higher Education: A Catalyst for Growth” dengan tuan rumah Universitas Padjadjaran.





Komentar tentang post