Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Aplikasi Digital Pembudidaya Rumput Laut di Lokasi yang Terkena Serangan Ice-ice

redaksi
24 Juli 2019
Kategori : Berita
0

Jakarta – Penerapan aplikasi digital untuk pembudidaya rumput laut di Kepulauan Kei Kecil, Maluku Tenggara, berada di lokasi yang terkena serangan penyakit ice-ice.

PT Zetta Media Inspira (Zetmi) sudah menyiapkan aplikasi digital yang berbasis Internet of Things (IoT). Pengembangan applikasi ini didukung Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk kajian awal di lokasi budidaya rumput laut ini, PT Zetmi dan BAKTI, menggali permasalahan bersama WWF, LIPI dan Poltek Tual. Kegiatan berlangsung pada Maret 2019.

Permasalahan ini antara lain, kesulitan mengetahui cuaca, tidak adanya kepastian harga dan sulitnya mengetahui parameter kualitas air yang optimal.

Permasalahan lainnya, banyak yang membuang sampah, limbah rumah tangga yang mengarah ke laut dan penambangan pasir secara liar. Selain itu, sulit mencari alternatif pencegahan penyakit rumput laut.

“Aplikasi ini telah dikembangkan dan siap di luncurkan,” kata Business Planning & Development Chief PT Zetmi, Syarif Maulana, Selasa (23/7).

Rumput laut. FOTO: ZETMI

Menurut Syarif, rumput laut di Kepulauan Kei Kecil sempat menjadi primadona. Terutama pada 2006, 2007 dan 2008. Pada tahun itu, harga rumput laut mencapai Rp 17.000 sampai Rp 18.000 per kilogram.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Aplikasi Nelayan NusantaraBadan Aksesibilitas Telekomunikasi dan InformasiMaluku TenggaraPembudidaya Rumput Laut
Bagikan11Tweet6KirimKirim
Previous Post

AIS, untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Next Post

2.183 Kapal Perikanan >30 GT Belum Perpanjang Izin

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Kapal ikan

2.183 Kapal Perikanan >30 GT Belum Perpanjang Izin

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

Produk Udang Indonesia Dipromosikan di Jepang

Mendiktisaintek Bersama Majelis Rektor Bahas Kasus Kecurangan UTBK

Sejumlah Rumah dan Fasilitas Kesehatan Rusak Akibat Gempa Talaud

Topan Pulasan Menyebabkan 112 Ribu Orang Dievakuasi di Shanghai

Situs Media Berita Dilemahkan Algoritma AI, Pakar: Perbanyak Storytelling

Rektor Universitas Negeri Gorontalo Prihatin Konflik di Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.