Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Aplikasi Digital Pembudidaya Rumput Laut di Lokasi yang Terkena Serangan Ice-ice

redaksi
24 Juli 2019
Kategori : Berita
0

Jakarta – Penerapan aplikasi digital untuk pembudidaya rumput laut di Kepulauan Kei Kecil, Maluku Tenggara, berada di lokasi yang terkena serangan penyakit ice-ice.

PT Zetta Media Inspira (Zetmi) sudah menyiapkan aplikasi digital yang berbasis Internet of Things (IoT). Pengembangan applikasi ini didukung Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk kajian awal di lokasi budidaya rumput laut ini, PT Zetmi dan BAKTI, menggali permasalahan bersama WWF, LIPI dan Poltek Tual. Kegiatan berlangsung pada Maret 2019.

Permasalahan ini antara lain, kesulitan mengetahui cuaca, tidak adanya kepastian harga dan sulitnya mengetahui parameter kualitas air yang optimal.

Permasalahan lainnya, banyak yang membuang sampah, limbah rumah tangga yang mengarah ke laut dan penambangan pasir secara liar. Selain itu, sulit mencari alternatif pencegahan penyakit rumput laut.

“Aplikasi ini telah dikembangkan dan siap di luncurkan,” kata Business Planning & Development Chief PT Zetmi, Syarif Maulana, Selasa (23/7).

Rumput laut. FOTO: ZETMI

Menurut Syarif, rumput laut di Kepulauan Kei Kecil sempat menjadi primadona. Terutama pada 2006, 2007 dan 2008. Pada tahun itu, harga rumput laut mencapai Rp 17.000 sampai Rp 18.000 per kilogram.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Aplikasi Nelayan NusantaraBadan Aksesibilitas Telekomunikasi dan InformasiMaluku TenggaraPembudidaya Rumput Laut
Bagikan11Tweet6KirimKirim
Previous Post

AIS, untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Next Post

2.183 Kapal Perikanan >30 GT Belum Perpanjang Izin

Postingan Terkait

Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026
Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

4 Juni 2026

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Next Post
Kapal ikan

2.183 Kapal Perikanan >30 GT Belum Perpanjang Izin

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

Emil Salim Minta Presiden Batalkan Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Siklon Isla Meningkat Menjadi Kategori 2

Banjir Berisiko Melepas Bahan Kimia Berbahaya

Adat Memanfaatkan Telur Maleo di Tengah Status Genting

Gunung Lewotobi Laki-laki di Pulau Flores Status Awas

Peluang Tuna itu Nyata

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.