Senin, Juli 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

redaksi
23 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Dampak kerusakan rumah dan infrastruktur pascagempabumi M 6,7 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (16/6). FOTO: BPBD Provinsi Sulawesi Tengah/BNPB

Darilaut – Jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi darat magnitudo  6,7 di Sulawesi Tengah bertambah menjadi 5.180 unit.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kerusakan permukiman masih dalam proses pendataan dengan rincian sementara mencapai 3.846 unit rumah rusak ringan, 1.120 unit rumah rusak sedang, dan 214 unit rumah rusak berat.

Data terbaru, bencana tersebut mengakibatkan tiga warga meninggal dunia, sekitar 3.262 KK atau 9.501 jiwa terdampak, 81 warga mengalami luka ringan dan 14 warga luka berat.

Penanganan dampak gempa bumi yang terjadi pada Selasa (16/6) lalu, masih terus dilakukan BPBD setempat dan BNPB.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan status tanggap darurat sejak 17 hingga 23 Juni 2026, dengan BNPB terus melakukan pendampingan di lapangan.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan tinggal ditenda hanya sementara. Bagi para warga yang rumahnya rusak akibat bencana akan mendapatkan bantuan stimulan dengan skema rumah rusak ringan 15 juta, rusak sedang 30 juta dan rusak berat 60 juta. Lebih lanjut untuk rumah rusak berat, BNPB akan menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH).

Hal ini disampaikan Suharyanto saat meninjau lokasi dampak gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Jumat (19/6).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBGempa PaluGempa SulawesiSulawesi Tengah
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

Next Post

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Postingan Terkait

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

13 Juli 2026
Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

13 Juli 2026

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

UNG Perkuat Kapasitas Bidang Kesehatan dan Kebencanaan

Kampus Bukan Hanya Fokus Capaian Akademik, Penting Memperhatikan Kondisi Mental Mahasiswa

Next Post
Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

TERBARU

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Hujan yang Dibawa Topan Bavi Meluas di Daratan Cina, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Dievakuasi

Badai Tropis Bavi Menuju Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

Hiu Paus Mati Terdampar di Cirebon

Bakamla Bahas Keamanan Maritim di Gorontalo

Menelusuri Faktor Penyebab Pencemaran Air

Perubahan Iklim Membawa Kekeringan, Banjir dan Gelombang panas

Kapal Tiongkok di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Telah Melalui Pemeriksaan Kesehatan

Suasana Pemantauan Hilal Awal Syawal 1447 H di Pantai Hiu Paus Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.