Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari ribuan pulau dan beragam budaya yang membutuhkan komunikasi yang baik. Salah satunya melalui satelit untuk lebih mempererat tali persaudaraan.
Satelit di Indonesia sudah berdiri sejak tahun 1970, sejak peluncuran Satelit Palapa.
Dengan lebih mengembangkan keterampilan generasi muda untuk belajar dan meneliti tentang satelit, akan lebih mudah untuk bersaing dengan dunia.
Surya Satellite-1 akhirnya selesai 100 persen dan siap mengorbit. Peluncuran satelit nano buatan Indonesia menuju International Space Station (ISS) dilakukan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), pada Q3 atau Q4 tahun 2022.
Satelit diluncurkan dengan salah satu dari tiga opsi kargo luar angkasa, yaitu SpaceX Dragon, Cygnus, atau H-II Transfer Vehicle (HTV).
Saat ini, tim SS-1 sedang melengkapi safety document report untuk diserahkan kepada pihak peluncur.
Tim SS-1 juga telah melakukan Satellite Fit Check Test bersama JAXA dan United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA) di Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN.





Komentar tentang post