Kamis, Agustus 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sebatik, Paguyaman Pantai, Natuna Sudah Mempraktikkan Aplikasi Nelayan Nusantara

redaksi
8 Juli 2019
Kategori : Berita
0
Aplikasi Digital Nelayan Nusantara

Aplikasi Nelayan Nusantara.

Jakarta – Tiga daerah di Indonesia sudah mempraktikkan aplikasi Nelayan Nusantara. Tiga daerah tersebut masing-masing Sebatik di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Paguyaman Pantai di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo dan Natuna di Kepulauan Riau.

Business Planning & Development Chief PT Zetta Media Inspira (Zetmi), Syarif Maulana mengatakan, tingkat keberhasilan penerapan aplikasi ini 40 sampai 80 persen.

Di Sebatik penggguna aplikasi Nelayan Nusantara hingga saat ini 80 persen. “Di Paguyaman Pantai hanya 40 persen,” kata Syarif, Senin (8/7).

Alat ini tidak bisa digunakan secara maksimal di Paguyaman Pantai karena terkendala jaringan di darat dan laut.

Aplikasi Nelayan Nusantara sebagai komitmen Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk mendukung pengembangan sektor perikanan. BAKTI menggandeng PT Zetmi sebagai pembuat aplikasi Nelayan Nusantara.

FOTO: DARILAUT.ID

Aplikasi digital Nelayan Nusantara ini untuk mendukung kegiatan perikanan bagi nelayan kecil dengan kapal dibawah 10 Gros Ton (GT).

Menurut Syarif, di Sebatik, pengguna alat ini tersebar di 20 kelompok nelayan. Di Paguyaman Pantai, Boalemo, pengguna aplikasi ini tersebar di Bubaa 15 orang, Limbatihu 2 orang, Bangga 2 orang dan Olibu 1 orang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Aplikasi Nelayan NusantaraBAKTIBoalemoSKPT Sebatik
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Tingkatkan Ekspor, Layanan Pelabuhan Tanjung Priok 24 Jam Sehari

Next Post

Indonesia Galang Dukungan Sebagai Anggota Dewan IMO Periode 2020-2021

Postingan Terkait

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

13 Agustus 2026
Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

13 Agustus 2026

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

Budaya Akademik dan Kehidupan Kampus Langkah Awal Pembekalan Bagi Mahasiswa Baru UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Next Post

Indonesia Galang Dukungan Sebagai Anggota Dewan IMO Periode 2020-2021

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

La Nina Lemah Meningkatkan Volume Hujan Tahun Ini

Bermain Paddle Board, Warga Amerika Hilang di Bali

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Mitra, UNG Meraih 6 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

Kapal Tiongkok Kandas di Perairan Takong, Kepulauan Riau

Ada 2.600 Spesies Ikan Karang di Kawasan Coral Triangle

Setelah Hampir Punah Ikan Tuna Pulih dan Bangkit Kembali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.