Darilaut – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk eskalasi militer di Timur Tengah.
“Saya mengutuk eskalasi militer hari ini di Timur Tengah. Penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dan pembalasan selanjutnya oleh Iran di seluruh wilayah, merusak perdamaian dan keamanan internasional,” kata Sekjen PBB António Guterres (13/3).
Guterres mengatakan semua Negara Anggota harus menghormati kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Piagam tersebut dengan jelas melarang “ancaman penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun, atau dengan cara lain yang tidak sesuai dengan Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.”
”Saya menyerukan penghentian permusuhan dan de-eskalasi segera,” ujar Sekjen PBB.
Kegagalan untuk melakukannya berisiko memicu konflik regional yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas regional. ”Saya sangat mendorong semua pihak untuk segera kembali ke meja perundingan,” kata Guterres.
”Saya menegaskan kembali bahwa tidak ada alternatif yang layak selain penyelesaian sengketa internasional secara damai, sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional, termasuk Piagam PBB. Piagam tersebut memberikan landasan bagi pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional,” kata Guterres.




