Rabu, Oktober 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Selamat Tinggal Rumpon Konvensional

redaksi
6 November 2018
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
IPB

Dalam ajang Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) 2018, rumpon portable, terpilih sebagai 10 karya unggulan yang diumumkan langsung oleh Menristekdikti. Kegiatan ini berlangsung Yogyakarta pada akhir Oktober lalu.

Rumpon portable ini buatan tim peneliti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (FPIK IPB). Tim terdiri dari Dr Roza, Prof Dr Mulyono S Baskoro dan Prof Dr Indra Jaya. Rumpon portable dinobatkan sebagai salah satu dari 10 karya unggulan yang terpilih dari 261 inovasi Indonesia.

Penelitian rumpon portable telah dilakukan sejak tahun 2013. Inovasi ini telah mendapatkan hak paten dari Business Innovation Center (BIC) pada 2018.

Tahun 2018, rumpon portable juga terpilih menjadi salah satu inovasi Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) yang didanai oleh Kemenristekdikti.

Rumpon portable ini, pengembangan dari rumpon konvensional yang menggunakan frekuensi suara, lampu, dan tali rafia sebagai atraktor sehingga mudah dikemas serta mudah dioperasikan.

Hasil uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa rumpon portable dapat menangkap ikan madidihang, cakalang, tongkol, selar, layang dan cumi.

Rumpon portable ini dapat diterapkan di berbagai wilayah perairan yang memiliki variasi musim yang berbeda.
Biaya pembuatan rumpon konvensional berkisar Rp 25 juta – 30 juta. Harga rumpon portable ini Rp 10 juta. Biaya 10 Juta tersebut belum termasuk ongkos pengiriman ke daerah.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: FPIK IPBgorontaloRumpon
Bagikan31Tweet13KirimKirim
Previous Post

Rumpon Portable Dapat Dibawa dan Disimpan

Next Post

Membuat dan Mengoperasikan Rumpon Portable

Postingan Terkait

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

28 Oktober 2026
Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

28 Oktober 2026

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

Gas Rumah Kaca Mencapai Rekor Tertinggi

Keberadaan Teripang di Balik Mosaik Habitat Lamun Teluk Tomini

Next Post
Membuat dan Mengoperasikan Rumpon Portable

Membuat dan Mengoperasikan Rumpon Portable

Komentar tentang post

TERBARU

Menyingkap Asal-usul Laut Purba di Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang Vietnam

Peringatan Dini dan Tindakan Berbasis Dampak di Provinsi Cao Bang Vietnam

Topan Menghancurkan Geopark Global UNESCO Non Nuoc Cao Bang, Vietnam Perkuat Peringatan Dini

UNG Terima Penghargaan Sebagai Kampus Inspiratif Pemberdayaan Masyarakat

Lonjakan Karbon Dioksida Bersamaan dengan Fenomena El Niño

Masa Hidup Sulfur Heksafluorida di Atmosfer Lebih Dari 1.000 Tahun, Memiliki Potensi Pemanasan Global

AmsiNews

REKOMENDASI

10 Paus Sperma Terdampar di East Yorkshire, Inggris

UNG Kembangkan Sentra Tanaman Sacha Inchi di Kabupaten Gorontalo

KKP Latih 403 Observer Penangkapan Ikan

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UNG Akreditasi Unggul

Siklon Tropis Bianca Menguat Menjadi Kategori 3 di Selatan Barat Daya Jawa Barat

Verifikasi Identitas Kapal Penangkap Paus yang Tenggelam Tahun 1836

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.