Sabtu, Januari 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Semangat Komunitas Telah Menghidupkan Kembali Hutan Mangrove di Sri Lanka

redaksi
21 Mei 2024
Kategori : Berita
0
Semangat Komunitas Telah Menghidupkan Kembali Hutan Mangrove di Sri Lanka

Pemandangan hutan mangrove (bakau) dari udara di Sri Lanka. FOTO: TODD BROWN/UNEP

Darilaut – Tambak udang dan ladang garam yang terbengkalai yang mengotori garis pantai Sri Lanka bukti buruknya pembangunan yang tidak berkelanjutan.

Industri dan infrastruktur telah menghapus sebagian besar hutan bakau yang kaya akan keanekaragaman hayati yang dulunya menopang komunitas nelayan dan melindungi mereka dari cuaca ekstrem.

Saat ini, program nasional untuk menanam kembali dan meregenerasi hutan mangrove (bakau) bertujuan memulihkan keseimbangan – dan memberikan kehidupan baru ke beberapa desa pesisir.

“Orang-orang datang kembali karena mereka melihat tangkapan (ikan) meningkat di wilayah ini,” kata Sevvandi Jayakody, pakar mangrove di Universitas Wayamba, seperti dikutip dari Unep.org, Senin (20/5).

“Dan ini merupakan hal yang sangat baik karena Anda tidak hanya mengembalikan keanekaragaman hayati yang hilang, Anda juga mengembalikan mata pencaharian yang hilang.”

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menobatkan regenerasi bakau di Sri Lanka sebagai salah satu Program Unggulan Restorasi Dunia 2024, sebuah penghargaan yang mengakui upaya luar biasa untuk menghidupkan kembali alam.

Penghargaan ini, membuka jalan bagi pendanaan dan dukungan teknis dari PBB dan merupakan bagian dari Dekade Restorasi Ekosistem PBB, sebuah gerakan global untuk mencegah dan membalikkan degradasi alam.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Inger AndersenMangroveRestorasi EkosistemSri LankaUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mahasiswa Jurusan Komunikasi UNG Menggelar Bincang Seputar Jurnalistik

Next Post

Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

Postingan Terkait

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

17 Januari 2026
BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

17 Januari 2026

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

BRIN Dorong Kapal Listrik Ramah Lingkungan Tenaga Surya

Next Post
Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

TERBARU

PBB Menyoroti 11 Tahun Berturut Rentetan Pemanasan Global

UNDP: Kapal Listrik Tenaga Surya Solusi Bagi Nelayan Kecil

Bibit Siklon Tropis 96S Bawa Gelombang Laut di Selatan Jawa

Berkah Laut Panen Gurita Berat Hampir Setengah Ton di Torosiaje Teluk Tomini

Ini Logo Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di wilayah Top End Australia, Berdampak Hujan dan Gelombang Tinggi di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Sosiolog UNG: Perjalanan Demokrasi di Gorontalo Belum Menyejahterakan Masyarakat

Dampak Perubahan Iklim Itu Nyata

Taring Babirusa Jantan yang Menjadi “Tanduk”

Ambalat, Kaya Potensi Ikan, Minyak dan Gas Bumi

Nelayan Tenggelam di Perairan Kuta

Sudah Musim Kemarau Masih Terjadi Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.