Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Semangat Komunitas Telah Menghidupkan Kembali Hutan Mangrove di Sri Lanka

redaksi
21 Mei 2024
Kategori : Berita
0
Semangat Komunitas Telah Menghidupkan Kembali Hutan Mangrove di Sri Lanka

Pemandangan hutan mangrove (bakau) dari udara di Sri Lanka. FOTO: TODD BROWN/UNEP

Darilaut – Tambak udang dan ladang garam yang terbengkalai yang mengotori garis pantai Sri Lanka bukti buruknya pembangunan yang tidak berkelanjutan.

Industri dan infrastruktur telah menghapus sebagian besar hutan bakau yang kaya akan keanekaragaman hayati yang dulunya menopang komunitas nelayan dan melindungi mereka dari cuaca ekstrem.

Saat ini, program nasional untuk menanam kembali dan meregenerasi hutan mangrove (bakau) bertujuan memulihkan keseimbangan – dan memberikan kehidupan baru ke beberapa desa pesisir.

“Orang-orang datang kembali karena mereka melihat tangkapan (ikan) meningkat di wilayah ini,” kata Sevvandi Jayakody, pakar mangrove di Universitas Wayamba, seperti dikutip dari Unep.org, Senin (20/5).

“Dan ini merupakan hal yang sangat baik karena Anda tidak hanya mengembalikan keanekaragaman hayati yang hilang, Anda juga mengembalikan mata pencaharian yang hilang.”

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menobatkan regenerasi bakau di Sri Lanka sebagai salah satu Program Unggulan Restorasi Dunia 2024, sebuah penghargaan yang mengakui upaya luar biasa untuk menghidupkan kembali alam.

Penghargaan ini, membuka jalan bagi pendanaan dan dukungan teknis dari PBB dan merupakan bagian dari Dekade Restorasi Ekosistem PBB, sebuah gerakan global untuk mencegah dan membalikkan degradasi alam.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Inger AndersenMangroveRestorasi EkosistemSri LankaUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mahasiswa Jurusan Komunikasi UNG Menggelar Bincang Seputar Jurnalistik

Next Post

Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

Postingan Terkait

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

13 Juni 2026
Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

13 Juni 2026

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Next Post
Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

Eduart Wolok Pimpin ISNU Provinsi Gorontalo

TERBARU

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

AmsiNews

REKOMENDASI

Wisatawan Saksikan Delapan Paus Pilot di Gorontalo

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Badan Pesawat

Dugong Ikut Menjaga Keseimbangan Iklim Lewat Interaksinya Dengan Padang Lamun

Togean, Ditetapkan Sebagai Cagar Biosfer Baru

Foto: Terumbu Karang yang Rusak Akibat Siklon Seroja

Model Kelembagaan Nelayan Untuk Keberlanjutan Ikan Nike di Perairan Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.