Jumat, September 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

redaksi
4 September 2026
Kategori : Berita
0
Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Citra NASA Earth Observatory karya Lauren Dauphin, menggunakan data MODIS dari NASA EOSDIS LANCE dan GIBS/Worldview. GAMBAR: NASA

Kebakaran lahan gambut merupakan tantangan berulang di Indonesia, negara yang memiliki sekitar 36 persen lahan gambut tropis dunia. Saat dilanda kekeringan, lanskap gambut di kepulauan ini beberapa kali berubah menjadi kobaran api yang tak terkendali dalam tiga dekade terakhir; kebakaran tersebut menghasilkan selimut asap yang bertahan selama berminggu-minggu dan mengganggu aktivitas sehari-hari jutaan penduduk.

Meskipun kebakaran terjadi setiap tahun di Indonesia, tahun-tahun yang dipengaruhi El Niño—terutama tahun 1997 dan 2015—mencatat tingkat kebakaran paling ekstrem dalam beberapa dekade terakhir.

Pola iklim ini—yang menurut penilaian NOAA sedang terjadi dan menguat pada bulan Agustus—biasanya menyebabkan penurunan curah hujan yang tajam di Indonesia, terutama jika dibarengi dengan fase positif Indian Ocean Dipole (Dipol Samudra Hindia) yang juga sedang terjadi.

“Indonesia baru memasuki minggu ketiga musim kebakaran, namun kami melihat aktivitas kebakaran meningkat tajam, mirip dengan kondisi tahun 2015,” ujar Robert Field, peneliti dari Universitas Columbia yang mengembangkan Global Fire Weather Database, sebuah perangkat yang menghasilkan prakiraan cuaca terkait kebakaran secara real-time dan bersifat eksperimental.

“Fenomena El Niño yang kuat membuat musim kemarau menjadi lebih kering di wilayah-wilayah yang rawan kebakaran dan memperparah kebakaran—persis seperti yang telah kami perkirakan,” ujarnya.

Halaman 2 dari 6
Sebelumnya123...6Selanjutnya
Tags: KalimantanKebakaran Hutan dan LahanNASASebaran Asap
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Postingan Terkait

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

4 September 2026
Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

4 September 2026

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

UNAIR dan UNG Perkuat Kerja Sama Akademik

El Niño Belum Mencapai Puncak, Cuaca Panas Ekstrem Berbulan-bulan

Badai Tropis Krovanh Berada Sangat Dekat dengan Pulau Amami Jepang

TERBARU

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Gempa Darat Guncang Pohuwato Gorontalo

Gempa M4,9 Guncang Boalemo Gorontalo

Apa Itu Termoklin?

Mikroplastik Lebih Tinggi di Dasar Laut Dekat Pesisir, Ada Pula yang Terperangkap di Lapisan Termoklin

Peristiwa El Niño Masih Akan Menguat, Berpotensi Memberi Dampak Berat Bagi Masyarakat dan Perekonomian

AmsiNews

REKOMENDASI

Beri Andil Inflasi, Kemendagri Minta Pemda Perhatikan Harga Cabai

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Gempa-Tsunami Palu, Patahan Daratan Menyilang ke Laut

Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Selatan Jawa Tengah

Status Penambang Tradisional yang Melakukan Aktivitas Pertambangan di Wilayah Konsesi Perusahaan

Penumpang Angkutan Laut Lebaran Tahun ini Diperkirakan 1,9 Juta Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.