Langkah-langkah kesehatan masyarakat dari lembaga kesehatan manusia dan hewan telah dilaksanakan termasuk pemantauan kontak dari kasus yang dikonfirmasi laboratorium.
Karakterisasi kasus pada manusia, bukti epidemiologis dan virologis yang tersedia, menunjukkan virus A (H5) saat ini belum memperoleh kemampuan transmisi berkelanjutan di antara manusia.
Berdasarkan informasi yang tersedia, sejauh ini, WHO menilai risiko populasi umum yang ditimbulkan oleh virus ini rendah.
Penilaian risiko akan ditinjau sesuai kebutuhan saat informasi epidemiologi atau virologi lebih lanjut tersedia.
Vaksin terhadap flu burung A (H5N1) untuk penggunaan manusia telah dikembangkan untuk penggunaan pandemi, tetapi tidak tersedia secara luas.
WHO, melalui Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS) memantau evolusi virus, melakukan penilaian risiko, dan merekomendasikan pengembangan kandidat virus vaksin baru tambahan untuk tujuan kesiapsiagaan pandemi.
Analisis yang cermat terhadap situasi epidemiologis, karakterisasi lebih lanjut dari virus terbaru (manusia dan unggas) dan investigasi serologis sangat penting untuk menilai risiko dan menyesuaikan tindakan manajemen risiko dengan segera.
Sumber: Who.int





Komentar tentang post