Selain itu, kata Danny, rencananya akan dilaksanakan juga survei monitoring dengan memasang kamera trap di habitat babirusa lainnya, seperti di Pulau Mangole dan Pulau Taliabu, untuk pembuktian langsung keberadaan babirusa Maluku.
Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) KLHK, Indra Exploitasia, mengatakan babirusa merupakan Satwa Prioritas Nasional yang dilindungi secara penuh sejak Tahun 1931.
Selain rekaman foto Babirusa, kamera jebak yang dipasang oleh Balai KSDA Maluku juga menangkap beberapa gambar jenis satwa lain seperti Gosong Maluku (Eulopia wallacei), Burung Arika (Gallicrex cinerea), dan Gosong Kelam (Megaphodius freycinet buruensis). Kemudian Musang/Rase (Viverra tangalunga), Biawak (Varanus salvatori), Rusa Timor (Rusa timorensis), dan Babi Hutan Sulawesi (Sus celebensis).





Komentar tentang post