Datang Tanpa Peringatan
Tsunami bisa datang tanpa peringatan, namun dampaknya bisa sangat menghancurkan. Seiring dengan bertambahnya populasi di wilayah pesisir dan naiknya permukaan air laut, jutaan orang tetap terpapar pada ancaman yang dapat merenggut nyawa dan menghancurkan mata pencaharian dalam hitungan menit.
Meski demikian, mengenali tanda-tanda peringatan dan bertindak cepat dapat menjadi penentu antara hidup dan mati.
Hari Kesadaran Tsunami Sedunia (5 November) menekankan pentingnya kesiapsiagaan individu maupun komunitas.
Menuju Tempat yang Lebih Tinggi
Pada tahun 2022, Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) meluncurkan kampanye #GetToHighGround untuk meningkatkan kesadaran mengenai pengurangan risiko tsunami.
Kampanye ini mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam latihan evakuasi, kegiatan berlari, atau berjalan menyusuri rute evakuasi tsunami, yang membantu komunitas bersiap menghadapi bencana alam sekaligus membangun ketangguhan mereka.
Kegiatan ini bersifat inklusif dan menarik, serta melibatkan semua orang dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang cara mengurangi risiko tsunami.
Tsunami bisa mematikan, namun hal itu tidak harus selalu terjadi. Peringatan dini dan tindakan cepat merupakan sarana efektif untuk melindungi masyarakat, menyelamatkan nyawa, serta mencegah suatu ancaman berkembang menjadi bencana besar.




