Mengenai intensitas, Iggy diperkirakan akan menguat dan meningkat hingga 95 km per jam (50 knot).
Menurut JTWC Iggy diperkirakan akan melemah intensitasnya menjadi 55 km per jam (30 knot) dalam 3 hari ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Iggy memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia.
Dampak tersebut hingga 2 Januari 2026 pukul 19.00 WIB, menurut BMKG, berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.
Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Lombok, Selat Bali dan Lombok bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Bali hingga Lombok.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, kata BMKG.




