Darilaut – Pembaruan Iklim Musiman Global untuk Maret-April-Mei 2026 (Global Seasonal Climate Update for March-April-May 2026) menunjukkan sinyal La Niña lemah di Pasifik khatulistiwa tengah dan timur.
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan dari November 2025 hingga Januari 2026, suhu permukaan laut (SST) global secara umum tetap di atas rata-rata, dengan samudra ekstratropis di kedua belahan bumi menunjukkan kehangatan yang nyata.
Di Pasifik khatulistiwa, SST di sebelah timur Garis Tanggal (Date Line) tetap di bawah rata-rata dan mempertahankan amplitudonya. Akibatnya, indeks Niño tetap berada di wilayah La Niña lemah tanpa fluktuasi yang signifikan.
Terlepas dari anomali yang mendekati rata-rata ini di Pasifik khatulistiwa tengah dan timur, peningkatan gradien SST timur-barat mempertahankan sinyal samudra-atmosfer yang terkait yang merupakan ciri khas La Niña lemah. Hal ini paling jelas terlihat pada anomali curah hujan yang diamati.
Di Samudra Hindia, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) tetap berada dalam fase negatif. Hal ini terutama didorong oleh suhu permukaan laut (SST) yang terus-menerus di atas normal di Samudra Hindia bagian timur dekat Indonesia, meskipun intensitasnya mulai menurun.
Di dalam cekungan Atlantik, anomali SST di Atlantik Tropis Utara (NTA) dan Atlantik Tropis Selatan (STA) tetap sedikit di atas rata-rata, sementara kehangatan yang signifikan tetap ada di seluruh Atlantik Utara ekstratropis.




